Malam Tasyakuran HUT ke-74 RI di Kampung Merah Putih Karang Tengah – Kota Tangerang

Kota Tangerang, (WB) – Malam Sabtu atau Jumat malam, 16 Agustus 2019, kampung merah putih Kelurahan Karang tengah, para tokoh masyarat diundang hadir duduk bersila disepanjang jalan Pahala 2 Rt 01 Rw 013 kelurahan karang tengah Kota Tangerang.

Yang hadir di malam tasyakuran 217 orang dari anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, para Remaja, para pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Indonesia. Ringkas dan khas.

Acara dimulai pukul 20.00, untuk acara tasyakuran ini sambutan dari sesepuh masyarakat H. Nasin Effendi dan ustadz M. Kais. Sebab setelah itu doa. Lalu pemberian hadiah apresiasi peduli lingkungan.

Dari sesepuh masyarakat H. Nasin Effendi, penyampaian amanat tentang pendidikan dan menempatkan anak didik dengan sopan santun akhlak yang baik.

“Malam tasyakuran begini yang penting, proklamasi itu bukan momen yang terjadi begitu saja, melainkan dengan melalui persiapan-persiapan sebelumnya, sudah sewajarnya kita kenang sebagai malam momentum bersejarah bagi warga karang tengah,” kenang H. Nasim Effendi penuh dengan amanat.

Sementara ketua Rt 01 / 013 Haryanto mengatakan, kebersamaan persatuan dan kesatuan dalam gotong royong serta kerukunan.

“Mari kita bina lingkungan, dan disini semuanya sama tidak memandang RAS, juga kita jaga lingkungan, aman, bersih, sehat kita akan merasakan kenyamanan,” ujar ketua Rt 01, Haryanto.

Haryanto juga menyampaikan, kebersamaan, kesatuan dan gotong royong. “mari kita bina kerukunan, tidak ada pandangan perbedaan RAS, juga menjaga lingkungan yang aman, bersih, sehat akan menambah kenyamanan,” kata Haryanto penggagas kampung merah putih.

Menurut Haryanto, Kampung merah putih merupakan lambang keberanian dan kesucian serta kesetian.

“Selama ini ikon atau motto di Rw 013 belum ada, tapi di wilayah lain sudah ada, misalnya, kampung Panca Sila, kampung Garuda, kanpung warna warni, kampung Bhineka, kampung Pondok, kampung Gernuk.

“Dan saatnya di Rw 013 kelurahan karang tengah kita sebut kampung Merah Putih,” kata Haryanto yang disambut dengan tepuk tangan.

Haryanto selaku pencetus kampung Merah Putih di Karang tengah, mengapresiasi penuh atas kreatifitas dari warga yang peduli sosial lingkungan, ia berharap agar ditahun-tahun mendatang, jumlah para peduli lingkungan dan kreatifitasnya dapat ditingkatkan dan ditambah lagi.

Selanjutnya pembacaan doa yang dipimpin oleh ustadz Heryana, S.Ag. Merangkap Ketua Rw 013.

“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu. Jadikanlah acara malam tasyakuran ini sebagai momen­tum, untuk semakin memperkuat tali persatuan dan ke­sa­tuan bang­sa kami. Persatuan yang kuat dan kukuh, yang saling melihat sisi kesamaan diri, jauh dari perselisihan dan per­pecahan yang hanya melihat sisi negatif dan men­jauhkan nilai-baik di antara kami. Dan dalam pada itu, limpahkanlah rahmat dan karunia-Mu kepada kami dan segenap warga Rw 013 dan sekitarnya.” semua yang hadir meng Aamiinkan.

“Ya Allah, Ya Qadir, Tuhan Yang Maha Kuasa, Kami menyadari sepenuhnya, bahwa kemerdekaan suatu nik­mat yang telah ditebus dengan jiwa dan raga para pe­juang, syuhada, dan pahla­wan, yang tulus, kami mohon ke­hadi­rat-Mu, berkenan kiranya Engkau mengampuni dosa-dosa para syuhada, pahlawan, dan pejuang kami, menerima amal-amal baik beliau, dan memasukkan beliau ke surga yang telah Engkau sediakan bagi orang-orang yang berbuat amal baik dan beribadah di dalam kehidupan ini, dengan sema­ngat juangnya yang dapat kami teruskan pada generasi kami dan generasai setelah kami,” tutupnya ustadz Heriyana, S.Ag.

Usai pembacaan doa diteruskan dengan pemotongan tumpeng, dan juga pemberian cendramata apresiasi peduli lingkungan Juara Sosial Terbaik kepada Zainal Arifin.Juara ke dua keamanan dan kebersihan Warisun dan Juara ke tiga penggerak kegiatan Riri Tri Wahyuni Dewi.

Sementara itu, warga yang datang dalam acara tasyakuran tersebut setuju dengan apa yang disampaikan oleh Haryanto.

“Saya setuju yang disampaikannya, jika bisa tahun depan bisa dikemas lebih meriah lagi” pungkas warga Aziz Naspar.

PENULIS. : EDWARD. AN.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.