Dewan Coret Anggaran PenyertaanModal Bank BJB

 Tangsel (WB)-Badan anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat dalam rangka pembahasan finalisasi Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, Sabtu (19/10).

Rapat yang digelar digedung DPRD Tangsel Jalan Raya Puspitek, Setu, dimulai sejak sore hingga malam, salah satunya membahas kebijakan tentang alokasi anggaran penyertaan modal dari Pemkot Tangsel kepada Bank BJB sebesar hampir 10 milyar, yang akhirnya diputuskan untuk dicoret.

“Enggak jadi, enggak jadi, batal. Karena Peraturan Daerahnya (Perda) belom, nantilah Perdanya udah jadi dulu lah, nanti perubahan 2020 bisa diusulkan. Perdanya sendiri besok dibahas di Pansus,” ujar sekertaris Komisi II DPRD Tangsel Muhamad Azis, usai rapat tersebut.

Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid, mengatakan batalnya alokasi anggaran untuk penyertaan modal Bank BJB, mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Tangsel akan mengalokasikan anggaran penyertaan modal, melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tentang penyertaan modal kepada perseroan terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), sebesar 9,99 milyar.

Penyertaan modal itu sendiri, direalisasikan dalam bentuk sekitar 5 juta 2 ribu lembar saham, dimana harga perlembar sahammnya sebesar 1.900 rupiah. (har/yat).

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.