Proyek Betonisasi Dan Drainase Disoal

Lebak (WB) – Sejumlah proyek drainase di Kabupaten Lebak bagian selatan diduga tidak sesuai dengan kualitas, bahkan diduga kuat pekerjaan dari proyek-proyek tersebut disubkontrakan.

Melihat kondisi tersebut, salah seorang aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bentar, Ena Suharna angkat bicara dan mengkritisi adanya dugaan buruknya kualitas atas sejumlah pembangunan sarana dan prasarana.

“Kalau yang menyangkut pembangunanan sejumlah drainase di sembilan titik bernilai miliaran rupiah. Kami sedang menunggu surat pernyataan yang substansial dari pihak Disperkim Banten. Sebab, hal itu akan menjadi acuan kami untuk ditindaklanjuti secara berkelanjutan,” ujar Ena, kemarin.

Menurut Ena, pihaknya juga mengkritisi pembangunan betonisasi yang ada di Kampung Nanggewer, Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng. “Bukan hanya papan informasi anggaran proyek yang tidak dipasang, tapi juga kualitas diduga tidak sesuai spek dan adanya dugaan terjadi subkontraktuilkan,” ucapnya.

“Sesuai informasi yang kami telusuri dilapangan, bahwa untuk proyek betonisasi di Kampung Naggewer diduga sempat ditawarkan senilai Rp80 juta dari nilai pagu anggaran sebesar Rp180 juta untuk disubkontraktuilkan ke pihak masyarakat,” ungkapnya.

Ena menjelaskan, menurut keterangan sumber yang tidak bisa disebutkan namanya, banyak terjadinya dugaan jual beli sejumlah proyek Disperkim Banten yang melibatkan oknum dalem.

“Untuk pembangunan betonisasi diduga ada sejumlah 5 titik lainnya lagi yang tersebar dibeberapa kecamatan lainnya, yang dilakukan inisial RA,” katanya.

Ena menduga, praktik jual beli proyek Disperkim tersebut tidak mungkin dilakukan RA sendirian, melainkan ada dugaan keterlibatan oknum pihak Disperkim itu sendiri, karena tidak mungkin pihak terkait tidak mengetahui persoalan tersebut.

“Hal ini sedang kami kaji dengan beberapa lembaga lainnya dan akan kami laporkan ke Gubernur,” pungkasnya. (deng/mas/jojo)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.