Putra Ciputat Asli Menata Diri

Tangsel (WB) – Menata hati, menata diri, demi masa depan Tangsel. Demikian tersirat dalam tekad Sekda Tangsel, Muhamad, untuk meramaikan bursa pilkada Tangsel 2020 mendatang.

Putra asli kelahiran Ciputat ini siap mewakafkan diri, mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, untuk mengawal kejayaan Tangsel di masa depan. MUHAMAD, sangat dibanggakan warga Tangsel.

Bagaimana tidak, selama ini putra terbaik Tangsel belum ada yang menduduki posisi strategis. Karenanya, ketika Muhamad menjadi Sekda Kota Tangsel, sukacita hati rakyat tak dapat terbendung.

“Kerinduan kami selama sewindu terbayar sudah dengan dilantiknya Muhamad menjadi Sekda,” ungkap sejumlah ulama, tokoh masyarakat maupun para pendiri Tangsel, saat menghadiri pelantikan Muhamad sebagai sekda.

Sejenak memutar ingatan. Ketika Muhamad dilantik, karangan bunga sampai meluber di jalanan. Untuk bisa bersalaman, tak kurang dari dua jam. Kedudukan Sekda memang sangat strategis dalam melahirkan tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, figur seorang Sekda harus bisa menjadi teladan bagi semua pegawai. Dan sejauh ini, Muhamad sukses mengemban amanahnya sebagai orang nomor satu di tubuh ASN Tangsel tersebut.

Kecerdasan, pengalaman, serta kepribadian Muhamad, kian menarik perhatian banyak elemen. Jebolan STPDN ini juga dinilai pantas menggantikan Airin Rachmi Diany sebagai wali kota, agar Tangsel lebih jaya, dan warganya lebih sejahtera.

Dia meniti karier dengan cemerlang. Sukses mengawali karier PNS sebagai staf, kemudian disusul sukses-sukses berikutnya sebagai Kasubag, Sekmat, camat, Kabid, dan Kepala Dinas. Muhamad juga dikenal santun, kaya hati, selalu memegang teguh amanah. Dia juga selalu menjaga dan merawat tali silaturahmi dengan masyarakat Tangsel.

Sebelumnya, sebagai abdi negara dan teladan seluruh ASN di Tangsel, Muhamad memang tidak terpancing dengan derasnya dukungan yang ditujukan kepadanya. Sikapnya masih tegas, konsentrasi pada tugasnya sebagai Sekda. Dengan sederhana diiringi senyum manisnya, Muhamad hanya mengaku sangat mengapresiasi dukungan tersebut.

Sikap arif dan kepribadian bijak ini, justru membuat banyak warga makin kesemsem. Sejumlah kelompok warga di hampir setiap kecamatan se-Tangsel, malah bersiap membangun posko pemenangan untuk Muhamad. Alasannya, sederhana. Muhamad kini jadi ikon putra daerah yang karier dan pengalamannya sudah lengkap untuk memimpin daerah sendiri.

Hingga saat ini, dukungan terhadap Muhamad masih terus membanjir. Kediamannya terus didatangi para tamu dari berbagai wilayah di Tangsel. Dia juga, menerima banyak undangan silaturrahim dari berbagai kalangan. Menariknya, sesibuk apapun, pria berkumis tebal ini masih bersedia hadir dan nimbrung bersama warga.

“Duduk dan kongkow bersama pa Muhamad, serasa bukan ngobrol dengan pejabat, tapi dengan saudara sendiri,” puji Ahmad, warga Pamulang, usai menghadiri forum silaturahmi warga yang dihadiri Muhamad, belum lama ini.

Kecerdasan dan pengalaman Muhamad mengelola ASN, menjadikan figurnya diteladani. Sementara kepribadiannya yang arif dan tidak merentang jarak, semakin membuatnya disegani. Jangan kepada ASN yang Muhamad punya tanggung jawab membina mereka, bahkan kepada warga Tangsel dari berbagai daerah, ia berhasil membangun komunikasi dengan apik, santun, dan bermartabat.

“Pak Sekda tegas, tapi juga santun. Beliau lebih membangun keakraban dengan para ASN, bukan membuat para ASN takut dengan jabatannya itu,” simpul sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Tangsel, saat diwawancarai WARTA BANTEN beberapa waktu lalu.

Kini, dukungan itu mematri tekadnya untuk mewakafkan diri sepenuhnya demi membangun tanah kelahiran. Dengan menjadi orang nomor satu di Tangsel, Muhamad lebih leluasa menata Tangsel lebih baik, lebih energik, dengan gagasan-gagasan mengejutkan. (red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.