RS An-Nisa Berkomitmen Berikan Layanan Tanpa Diskriminasi

Tangerang (WB) – Pelayanan yang berkualitas dan tanpa diskriminasi adalah visi BPJS Kesehatan yang harus terwujud. Visi ini bertujuan untuk menjamin pelayanan terbaik bagi peserta.

Rumah sakit sebagai mitra dan pemberi layanan kesehatan juga harus menerapkan hal tersebut dengan tidak membedakan antara pasien umum, asuransi swasta maupun pasien JKN-KIS.

Rumah Sakit An-Nisa Kota Tangerang merupakan salah satu rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pelayanan tanpa diskriminasi.

Dalam pelaksanaannya, Rumah Sakit An-Nisa selalu menjunjung tinggi asas kesetaraan dan tidak membeda-bedakan peserta dari kalangan mana maupun asuransi yang digunakan. Begitu pun yang dirasakan oleh Mimah.

Mimah yang merupakan petugas costumer care di Rumah Sakit An-Nisa ini menjelaskan bagaimana prosedur yang akan dilakukan peserta di rumah sakit.

“Saat pasien datang maka akan bertemu dengan petugas security, lalu akan ditanyakan keperluannya. Setelah itu diarahkan ke kami, customer care. Peserta akan mengambil antrian kemudian datang ke pendaftaran. Jika ada kendala dan tidak bisa diselesaikan di bagian pendaftaran maka akan diarahkan kembali ke kami untuk mendapatkan solusi dan penjelasan,” ujar Mimah.

Menurut Mimah, ada beberapa tingkatan penyelesaian dalam menyelesaikan kendala pelayanan. Apabila terkait administrasi akan dimaksimalkan untuk selesai di costumer care. Jika terkait dengan pelayanan medis, Mimah menjelaskan ada MOD dan supervisor yang siap membantu. Apabila belum menemui titik penyelesaian, maka akan diserahkan kepada manajemen dan peserta ditemui secara personal.

Mimah melanjutkan sebagai fasilitas kesehatan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, rumah sakit akn memberikan hak yang sama kepada pasien manapun. Ia juga menceritakan saat dirinya di rawat di rumah sakit tempat dirinya bekerja. Mimah mengatakan pelayanan yang dirasakan sama dengan pasien yang menggunakan asuransi swasta lainnya.

“Secara real, kami tidak pernah membedakan apakah dia pasien umum, asuransi atau pasien BPJS. Kebetulan saya pernah dirawat inap di Rumah Sakit An-Nisa juga dan disebelah bed saya ada pasien dengan penjaminan umum. Pasien rawat inap itu bertanya mengapa perlakuan yang diberikan rumah sakit sama dengan perlakuan yang diberikan oleh pasien BPJS. Kemudian saya menjawab bahwa di sini tidak akan membeda-bedakan antara pasien dengan asuransi swasta dengan pasien umum lainnya. Semua dilayani sesuai hak dan prosedur layanan,” ucapnya.

Komitmen pelayanan tanpa diskriminasi dilaksanakan secara nyata oleh Rumah Sakit An-Nisa. Semua pasien dilayani dengan baik sesuai prosedur dan kondisi medis masing-masing pasien tanpa memilah-milah berdasarkan penjaminan yang mereka miliki. (*)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.