RSUD Kota Tangerang Lakukan Sosialisasi Pelayanan Tiga Poli Baru

Kota Tangerang (WB) – Dalam rangka menyambut HUT Kota Tangerang Ke-27, RSUD Kota Tangerang Mensosialisasikan Pelayanan Tiga Poli Baru, antara lain Poli Geriatri, Poli Tumbuh Kembang Anak, dan Poli Laktasi yang bertempat di Aula RSUD Kota Tangerang, Selasa (11/02).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua PKK Kota Tangerang Hj. Aini Suci, turut hadir Direktur RSUD Kota Tangerang dr. Hj. Henny Herlina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi, Kepala Puskesmas Se-Kota Tangerang, Serta para kader posyandu.

Sebelum membuka acara, Hj. Aini Suci terlebih dahulu mengunjungi tiga poli baru ini yang berada di lantai 1 dan 4 RSUD Kota Tangerang. Untuk di lantai 1 merupakan Klinik Poli Geriatri, sedangkan yang berada pada lantai 4 itu Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Klinik Laktasi. Ketika mengunjungi, Hj. Aini didampingi langsung oleh Direktur RSUD Kota Tangerang dr. Henny Herlina serta para kabid.

Direktur RSUD Kota Tangerang dr Henny Herlina menjelaskan, kehadiran tiga poli ini merupakan kado HUT Kota Tangerang Ke-27. Jadi masyarakat bisa dilayani pada klinik ini.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan seluruh puskesmas serta para kader posyandu agar segera mensosialisasikan layanan baru ini,” ujarnya.

Menurut Henny, ketiga klinik ini semuanya sudah lengkap dari fasilitas serta para dokternya. Misalnya ada keluhan anak lambat berbicara, bagaimana caranya agar mudah merawat lansia sampai mengatasi kesulitan dalam memberi ASI itu bisa diatasi lewat klinik baru ini.

Sedangkan Ketua PKK Kota Tangerang Hj. Aini Suci sangat menyambut positif dibukanya tiga poli baru yang berada di RSUD Kota Tangerang. Karena dengan kehadiran poli baru ini tidak hanya kuratif tapi juga preventif.

“Keberadaan poli ini sangat perlu disosialisasikan ke masyarakat Kota Tangerang,” kata Aini.

Ia juga menjelaskan, dengan adanya klinik Geriatri pasti masyarakat lebih mengetahui bagaimana cara merawat orang tua atau lansia. Dari soal pemberian makan sampai urusan tempat tinggal. Tujuannya supaya orangtua atau lansia yang dirawat dapat bahagia.

Aini menambahkan, untuk Klinik Tumbuh Kembang diharapkan para orang tua lebih mengetahui cara merawat anaknya. Orangtua harus tetap memiliki tangungjawab penuh terhadap anaknya.

Sedangkan harapan adanya Klinik Laktasi agar kaum ibu bisa memberikan ASI ekslusif bagi balitanya. Menurut Aini dengan diberikan ASI bisa mencegah dari masalah stunting.

“Saya harapkan agar para kader posyandu dan puskesmas mensosialisasikan adanya klinik ini di RSUD Kota Tangerang,” tutup Aini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi juga menjelaskan, pihaknya sangat amat mendukung kehadiran poli baru ini. Program ini dalam rangka menciptakan generasi yang sehat dan bagus.

“Untuk para lansia juga bisa dapat diberdayakan agar menjadi mandiri dan bermanfaat,” pungkasnya.

Pada kegiatan ini, dipaparkan langsung oleh 2 nara sumber dokter spesialis, yaitu dr Ayu yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam, dan dr Dendy Utomo Jaya yang merupakan dokter spesialis anak.

dr Ayu juga menjelaskan, jumlah lansia di Indonesia 28,8 juta orang atau 11,34% dengan pertumbuhan yang pesat serta dengan rasio ketergantungan yang meningkat.

“Jadi ketika begitu tua, kami ingin para lansia mencapai aktivitas maximalnya,” katanya.

dr Dandy Utama Jaya juga menjelaskan, klinik Laktasi merupakan klinik yang memberikan pelayanan yang ada hubungannya pada saat hamil maupun pasca persalinan dan terintegrasi antar unit kerja yang berhubungan dengan kesehatan anak serta kebidanan dan kandungan.

Ia juga menjelaskan manfaat menyusui secara langsung, bukan hanya untuk bayinya saja, namun juga bermanfaat bagi tubuh sang ibu itu sendiri. ASI diproduksi secara alami oleh tubuh untuk memenuhi kebutuhan bayi dan merupakan makanan terbaik untuk bayi.

“Kenapa harus menyusui secara langsung ? Karena menyusui lebih penting dari ASI, jadi upayakan menyusui secara langsung,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.