Pemkot Berikan 1.658 Paket Sembako untuk Amil Marbot

Kota Tangerang (WBO) – Pemerintah Kota Tangerang terus menyalurkan bantuan bagi warganya yang terdampak COVID-19. Kali ini bantuan berupa paket sembako diberikan kepada amil marbot dengan total 1.658 paket.

Berlokasi di Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wiswansyah, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada perwakilan Amil dan Marbot dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang, pada Kamis (30/4).

“Ini ya pak bantuannya semoga bermanfaat,” ujar Wali Kota sembari menyerahkan bantuan.

Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, bantuan bagi marbot didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Tangerang.

“Total 1.658 ini adalah data yang kita himpun dari tiap kecamatan,” jelas Arief.

“Bantuan didistribusikan hari ini, jadi semoga sore ini semua sudah terima,” sambungnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk segera membayarkan zakatnya agar dapat membantu mereka yang membutuhkan.

“Bayar sekarang di awal puasa juga gak masalah. Nanti zakatnya bisa kita berikan buat saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucapnya.

“Bayarnya gampang kok, sudah online bisa ke Baznas Kota Tangerang atau ke UPZ-UPZ terdekat,” ajak Wali Kota.

Komitmen Pemkot Tangerang untuk mempercepat penyaluran bantuan di tengah pandemi COVID-19, memang terus ditunjukkan. Bahkan tak hanya bagi warga yang ber-KTP Kota Tangerang, mereka yang tidak ber-KTP Kota Tangerang namun tinggal di Kota Tangerang juga tetap diberi bantuan.

Seperti dana bantuan sosial (bansos) disalurkan akan disalurkan dalam waktu dekat. Bantuan juga akan diberikan untuk mereka yang tinggal di Kota Tangerang walau tidak ber-KTP Kota Tangerang. Warga hanya perlu mendaftarkan diri ke pengurus RT/RW setempat.

“Baik yang ber-KTP Kota Tangerang atau yang luar Kota (dapat bansos), daftarkan,” kata Arief saat konferensi pers di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Ia mengatakan, pengurus RT-RW telah diminta untuk berperan aktif mendata warga yang layak mendapat bantuan. Dia berharap, warganya yang terdampak COVID-19 dan layak mendapat bantuan segera mendata diri ke ketua RT/RW agar bisa mendapat bansos.

Ia juga memerintahkan kepada jajarannya untuk tidak memotong dana bansos COVID-19 yang disalurkan.

“Enggak boleh, itu sudah tegas enggak boleh dipotong, enggak ada pemotongan,” ujar Arief.

Penyaluran bansos di Kota Tangerang mulai dilaksanakan pada Rabu (29/4) kemarin di Kecamatan Batu Ceper.

Arief mengatakan, bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi berupa uang tunai. Bantuan nantinya bisa diambil di lingkungan sekolah di satu wilayah RW.

“Dikumpulin di sekolah-sekolah di satu wilayah RW digabung. Kami bagikan,” ujarnya. (ADV)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.