Setelah Amil Marbot, Pemkot Salurkan Paket Sembako ke Guru Ngaji

Kota Tangerang (WBO) – Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama bagi mereka yang sejak pandemi COVID-19 tak lagi dapat bekerja atau melaksanakan tugasnya seperti biasa.

Setelah sebelumnya seluruh Amil Marbot se-Kota Tangerang menerima paket bantuan sembako, kini giliran para guru ngaji yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang yang mendapat perhatian Pemkot.

Seperti Kamis (7/4), Pemkot menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 pake sembako, yang dilakukan di Posko Siaga COVID-19 Kota Tangerang, yakni di Gedung MUI setempat.

“Alhamdulillah telah terkumpul 5.000 paket sembako untuk disalurkan kepada para guru ngaji. Isi paketnya ada beras, minyak sayur, mie instan, dan juga kecap manis,” terang Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA II) Kota Tangerang, Indri Astuti. 

Paket sembako tersebut, kata Indri, dikumpulkan dari hasil donasi para ASN dan Baznas Kota Tangerang. Bantuan diserahkan kepada 13 kecamatan di wilayah Kota Tangerang. Kemudian disalurkan secara langsung melalui petugas kelurahan di masing-masing wilayah.

Sekretaris Camat Tangerang, Abu Sofiyan, yang datang langsung mengambil bantuan sembako di posko mengatakan, Kecamatan Tangerang menerima 286 paket sembako. Ratusan paket tersebut akan langsung didistribusikan kepada para guru ngaji.

“Bantuan sembako menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat terdampak Covid-19. Seperti halnya guru ngaji yang masih senantiasa menebar ilmu agama untuk masyarakat di tengah pandemi secara online,” ujarnya.

Ungkapan terima kasih pun disampaikan salah satu guru ngaji di Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang yang menerima manfaat bantuan sembako.

Di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ia mengaku tetap menjalankan kegiatan mengaji bersama muridnya secara virtual.

“Walaupun kegiatan di luar rumah dibatasi, tapi tidak menghalangi kami untuk mengaji. Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot Tangerang, semoga wabah ini cepat berakhir,” ungkapnya.

Seperti diketahui, saat ini Pemkot Tangerang resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II, yang dimulai pada 2 Mei sampai dengan 17 Mei mendatang.

Selain menyalurkan berbagai bantuan baik dari pusat hingga provinsi, Pemkot juga menyalurkan berbagai bantuan guna memenuhi kebutuhan dasar mereka yang belum terkover.

Selain itu, untuk meningkatkan dampak positif sebagai bukti keberhasilan PSBB dalam menekan angka pasien terpapar COVID-19, pada PSBB tahap II ini Pemkot mengintensifkan praktik pengawasan dengan menambah titik-titik check point.

Pemkot juga gencar melakukan pemantauan di sejumlah pusat keramaian seperti sektor industri dan pasar-pasar tradisional. (ADV)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.