‘Jembatan Merah’ Tanjung Kait Potensi Baru Melepas Penat

Mauk – Tangerang (WBO) – Sederhana, terbuka dan lebih santuy. Begitulah kesan menarik dari sebuah kolam ikan sederhana di daerah Vihara Tjo Soe Kong, Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. 

Lokasi wisata mini ini biasa disebut dengan Jembatan Merah, karena di tengah kolam melintas sebuah jembatan merah dengan dua lingkar tengah yang disediakan untuk berswafoto.

Di sini, pengunjung akan dimanjakan dengan ikan-ikan hias di seluruh tepi kolam. Sambil selonjoran menikmati matahari terbenam, pengunjung bisa memberi makan ikan.

Tidak ada bea masuk untuk menghabiskan senja di lokasi ini. Yang ada hanya biaya parkir secukupnya, baik untuk pengunjung yang menggunakan roda dua atau roda empat.

“Lumayan, untuk mengusir penat. terbuka dan tidak terbebani ongkos, ini hebat menurut saya,” aku Adi, pengunjung asal Tangerang yang mengaku kebetulan mampir, Kamis (29/10).

Dibanding pantai yang kerap dimintai ongkos sana-sini, kata Adi, menurut dia lokasi ini lebih menarik.

Arif (57), warga setempat yang kerap ikut menjaga lokasi mengaku banyak Crew media yang kerap memfoto lokasi untuk diberitakan.

Semakin ke sini, kata Arif, Jembatan Merah makin ramai dikunjungi, terutama di sore hari.

“Kita berharap lokasi ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat untuk lebih ditata dengan baik, karena selalu ramai dikunjungi,” harapnya.

Untuk diketahui, lokasi ini bisa ditemui dari dua arah. Pertama dari arah Tangerang, pengunjung bisa menuju arah Sepatan lanjut ke Tugu Mauk. 

Dari sana belok ke arah kanan menuju pantai. Jalur itu akan mentok pertigaan vihara langsung.

Kedua dari arah Kampung Melayu, menuju pesisir pantai Tanjung Kait.

Saat ini, lokasi tersebut baru sebatas tempat mampir mengusir penat, karena fasilitas kuliner belum terpetakan dengan baik.

Tapi dari peta lokasi dan komposisi lahan, Jembatan Merah berpotensi menarik perhatian jika dikembangkan. (red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.