Billboard Ilegal di Perempatan Viktor Bakal Disegel Satpol PP

Tangsel (WBO) – Dalam waktu dekat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selat an (Tangsel) akan melakukan penyegelan terhadap billboard tak berizin di Perempatan Viktor, Setu, Kota Tangsel.

Asalnya Billboard milik PT. Bagus Advertising yg berada di perempatan Viktor, Setu ini sempat memakan bahu jalan akibat dari pelebaran Jalan Puspitek Raya, Setu.

Didapati keterangan selain mengganggu pengguna jalan Billboard tersebut ternyata tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Seharusnya Billboard tersebut dibongkar oleh pemiliknya, namun dihari Jumat (25/12) terjadi pembongkaran menggunakan alat berat yang dilakukan oleh pemilik Billboard tersebut bukan untk dibongkar melainkan dipindahkan tempatnya.

Kini Billboard tersebut memang sudah tidak mengganggu pengguna jalan. Hanya saja Billbolad tersebut tidak memiliki izin alias ilegal.

Ketika ingin dikonfirmasi mengenai keberadaan pemindahan Billboard Ilegal ini, Kasatpol PP Kota Tangerang Selatan, Ibu Mursinah melalui staffa mengatakan tidak bisa menerima tamu dikarenakan kondisi COVID.

Sementara itu Kepala Bidang Penegak Perundang-undangan dan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Tangsel Sapta Mulyana mengatakan kalau memang tidak ada izin, Satpol PP akan melakukan pemanggilan dan penyegelan.

“Ya bisa disegel kalau memang enggak ada izin. Bahkan ditebang,” ungkap Sapta saat ditemui di ruanganya pada Senin (28/12/2020).

Menurut Sapta, ada prosedur yang harus dijalani pengelola sebelum mendirikan billboard. Yakni pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Karena, lanjut Sapta, IMB ini sangat terkait dengan kewajiban pajak yang harus dipenuhi pengelola billboard di Kota Tangsel.

“Kalau tak berizin artinya tak bayar pajak juga,” ucapnya.

Hingga saat ini, lanjut Sapta, pihak Satpol PP Tangsel juga belum menerima surat rekomendasi billboard tak berizin dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel.

“Belum kami terima (surat rekomendasi, red). coba nanti saya cek lagi ke DBMPTSP,” paparnya.

Sapta menegaskan setidaknya kurang dari satu minggu pihaknya akan melalukan penyegelan jika di dapati pihak pemilik Billboard tidak kooperatif.

“Ya memang harus di urus izinya. Karena kan menyangkut pendapatan daerah. Kalau tidak ya akan kamis segel, secepatnya. Apapun yg terkait dengan urusan perekonomian yg menyangkut pada pendapatan daerah saya akan sangat tegas.”pungkasnya. (DmY/red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.