Warga Duga Kegiatan Preservasi Jalan PJN 2 ‘Dimakan Rayap’

Banten (WBO) – Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar dalam sektor ekonomi, sektor politik serta sektor lainnya. Jalan merupakan layanan utama yang berfungsi untuk semua kebutuhan, sehingga anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan beserta pelengkap sangatlah mahal agar semua kegiatan perekonomian berjalan dengan baik.
Seperti Kegiatan Preservasi di ruas jalan Pasarauran, Simpang Labuan, Panimbang, Ciseket, Tanjunglesung, Cibaliung. Ruas jalan Nasional Pasauran-Cibaliung ini merupakan kewenangan Pelaksanaan Jalan Nasional 2 Banten.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran untuk ruas jalan tersebut mencapai Rp96 miliar lebih melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Namun sangat disayangkan anggaran segitu besarnya, jalan masih banyak yang berlubang dan membahayakan pengguna jalan. Pantauan Wartabantenonline di awal Desember 2020, banyak jalan dan jembatan yang masih rusak.

Menurut Asep, salah satu pengguna jalan di daerah Panimbang, saat dimintai keterangan seputar pemeliharaan jalan Simpang Labuan-Ciseket mengatakan, pemeliharaan jalan tahun ini terkesan asal-asalan. Pasalnya baru saja diperbaiki sudah banyak yang rusak kembali. Padahal kalau melihat musim penghujan belum lama, namun kualitas aspal yang jelek.
Saat diberitahukan anggaran yang cukup besar, Asep berseloroh ‘dimakan rayap’.

“Ya kemungkinan anggaran tersebut dimakan rayap. Karena kalau anggaran besar dipakai aspal pasti hasilnya baik,” cetusnya sambil menunjukkan jalan yang sudah rusak kembali.

Dari data yang didapat Wartabantenonline, bahwa kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan di ruas jalan nasional PJN 2 ini dikerjakan oleh PT Rama Abdi Pratama sebagai pelaksana kegiatan.

Sementara Preservasi jalan kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan yang diakibatkan lalulintas atau cuaca agar tidak cepat meluas.

Sampai berita ini diturunkan baik Kepala Balai, Kasatker dan PPK sulit untuk ditemui dan selalu tidak ada di tempat. (yan/red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.