Warga Pasang Ban Bekas di Jalan, Kinerja PPK Satker SKPD Dipertanyakan

Banten (WBO) – Banyak cara untuk melampiaskan kekecewaan masyarakat tentang kerusakan jalan, seperti di ruas jalan nasional Pandeglang-Simpang Labuan. Di jalur ini, tepatnya di ruas Cikeudal, warga ramai-ramai memasang ban bekas di sepanjang ruas jalan. Ban-ban bekas itu sengaja dipasang warga untuk menutupi jalan-jalan yang berlubang dan membahayakan.

Menurut Suminta, salah seorang warga yang tinggal di pinggir jalan nasional Cikeudal, pemasangan ban bekas di sepanjang jalur tersebut merupakan bentuk protes masyarakat tentang kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Suminta mengakui banyak pengguna jalan yang mengeluh dan merasa terganggu. Tapi menurut warga itu lebih baik daripada membahayakan.

“Daripada membahayakan pengguna jalan, lebih baik mengganggu pengguna jalan. Dimana pengguna jalan ini tidak semuanya roda empat atau lebih, ada juga pengguna yang menggunakan roda dua, bahkan lebih banyak. Kendaraan roda dua akan menimbulkan kecelakaan bila menginjak jalan berlubang yang dalam, apa lagi di musim hujan yang tertutup oleh air. Makanya kami masyarakat mementingkan keselamatan pengguna jalan dari pada mengganggu pengguna jalan,” paparnya, saat dimintai keterangan, kemarin.

Jalan Pandeglang-Simpang Labuan merupakan ruas jalan milik Pemerintah Pusat dimana anggaran pemeliharaannya juga dari pusat, yang dikerjakan oleh Satuan Kerja Perangkat Dinas (Satker SKPD) Provinsi Banten.

Pemeliharaan jalan merupakan kegiatan perawatan dan perbaikan jalan untuk mempertahankan kondisi jalan agar berfungsi secara optimal, dan untuk menekan jalan dan pelengkapnya supaya baik, karena peningkatan jalan sangat memerlukan anggaran yang besar. Sehingga ada pemeliharaan, karena pengguna jalan menuntut agar jalan yang di lewatinya selalu memberikan kenyamanan dan keamanan.

Data yang berhasil dihimpun, anggaran pemeliharaan jalan nasional Pandeglang-Saketi tahun 2020 kurang lebih sekitar Rp14 miliar untuk perbaikan jalan, jembatan, babadan rumput serta normalisasi drainase.

Pantauan Warta Banten, Jumat (11/12), di sepanjang ruas jalan ini tidak nampak adanya perbaikan loneng jembatan, lantai jembatan yang pada rusak parah, bahkan jalan di ruas Kecamatan Cikeudal banyak yang rusak sehingga ban bekas menjadi hiasan.

Saat Warta Banten mencoba menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker SKPD, Anwar, yang merupakan Plt Kasie Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Pandeglang, sambungan telepon direject. Lewat pesan singkat juga tidak dijawab. (yan/sep)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.