2026, 164 Penyuluh Pertanian di Pandeglang Resmi Beralih Status Jadi Pegawai Pemerintah Pusat

- Editorial Team

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Sebanyak 164 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di bawah naungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, per 1 Januari 2026 resmi beralih status menjadi pegawai pemerintah pusat di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).

Momen bersejarah itu ditandai dengan kegiatan tasyakuran yang digelar pada Selasa (30/12/2025), bertempat di Hotel Wira, Carita. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan evaluasi tahunan kinerja penyuluh pertanian tahun 2025.

Kepala Seksie (Kasie) Penyuluhan DKPP Pandeglang, Bambang Sugiarto, menjelaskan bahwa tidak seluruh penyuluh hadir dalam acara tersebut, namun inti kegiatan tetap berjalan khidmat.

“Yang hadir memang tidak semuanya, hanya sebagian dari sekitar 164 penyuluh. Ini merupakan bentuk syukuran teman-teman penyuluh karena status kepegawaiannya berpindah dari Kabupaten ke Pusat,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Hadiri Istigosah Hari Santri, Bupati Pandeglang: Santri Sejati Cinta Negeri

Meski secara administratif kini menjadi pegawai pusat, Bambang menegaskan bahwa para penyuluh tetap menjalankan tugas di wilayah Kabupaten Pandeglang dan tetap mendampingi petani di desa-desa.

“Yang berubah hanya status kepegawaiannya saja, Untuk lokasi dan tugas kerja, mereka tetap di Pandeglang,” katanya.

Namun demikian, Bambang mengakui bahwa jumlah tenaga penyuluh di Pandeglang masih jauh dari ideal. Dengan total 326 desa dan 13 kelurahan, keberadaan 164 penyuluh dinilai belum mencukupi. Bahkan, dalam praktiknya, satu penyuluh kerap harus menangani hingga tiga desa sekaligus.

Baca Juga :  HUT Ke-20 Kecamatan Sukaresmi, Bupati Pandeglang Buka Sukaresmi AgriFest

“Masih jauh dari kata terpenuhi. Kondisi ini membuat beban kerja penyuluh cukup berat,” ungkapnya.

Dengan status baru sebagai pegawai pusat yang efektif berlaku per 1 Januari 2026, Bambang berharap kesejahteraan penyuluh meningkat dan berdampak positif terhadap kinerja di lapangan.

“Secara kesejahteraan tentu ada dampak. Harapannya, ini juga berimbas pada semangat dan kinerja penyuluh agar semakin baik,” pungkasnya.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh salah satu penyuluh. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah mengangkat kami menjadi pegawai pemerintah pusat di bawah Kementerian Pertanian RI,” ucapnya dengan mata berbinar. (mul)

Berita Terkait

Hujan Tanpa Henti dan Air Sungai Meluap, Bupati Dewi Terjun Langsung ke Lokasi Banjir di Patia
Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang Siap Dibangun
Wakasad Hadiri Panen Jagung Di Batalyon Infantri TP 840/Golok Sakti
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Nasional Carita-Pandeglang yang Hancur
Polres Pandeglang Gelar Upacara Sertijab Empat Pejabat
Setelah 22 Tahun Mengabdi, Anggota Satpol PP Labuan Terima SK PPPK di Hari Ulang Tahun
PLTU Banten 2 Labuan Serahkan Motor Konversian BBM ke Listrik pada Warga Peserta Pelatihan
Peringati HUT Ke-130, BRI Cabang Labuan Potong Tumpeng Syukuran

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:44 WIB

Hujan Tanpa Henti dan Air Sungai Meluap, Bupati Dewi Terjun Langsung ke Lokasi Banjir di Patia

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:17 WIB

Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang Siap Dibangun

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:15 WIB

Wakasad Hadiri Panen Jagung Di Batalyon Infantri TP 840/Golok Sakti

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Nasional Carita-Pandeglang yang Hancur

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:41 WIB

Polres Pandeglang Gelar Upacara Sertijab Empat Pejabat

Berita Terbaru

Tangsel

Dinkes Tangsel Imbau Masyarakat Waspadai Super Flu

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:55 WIB

Kabupaten Tangerang

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, BKPSDM Musnahkan Ribuan Arsip Inaktif

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:46 WIB