Pandeglang (WBO) – Awal tahun 2026 tepatnya di bulan Januari, wilayah Kabupaten Pandeglang sudah hampir tiga kali diterjang bencana banjir, antara lain di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Patia. Tiga Kecamatan tersebut sudah tiga kali kebanjiran saat intensitas curah hujan yang sangat lebat dan mengakibatkan air sungai meluap.
Salah satu relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi, Rukbi, menyatakan, tepat di Wilayah Kecamatan Sukaresmi dari 10 desa yang ada, 7 sampai 8 Desa terendam banjir hampir mencapai tiga kali. Awal bulan Januari, pertengahan dan sekarang dari tanggal 20 Januari 2026 hujan melanda wilayah Kecamatan Sukaresmi.
“Sekarang banjir lagi untuk wilayah Kecamatan Sukaresmi, dari hari senin, Selasa dan Rabu sampai saat ini, masih banyak yang terendam Air ” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Weru Kecamatan Sukaresmi ini Sabtu, (24/1/2026).
Adapun wilayah Kecamatan Sukaresmi yang terendam, sesuai data yang diterima teman-teman Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi, yaitu Desa Perdana Kampung Kubu, Kampung Rancaluluk dan Kampung Babakan Kaweni, yang mengakibatkan Jalan Provinsi Banten, akses Panimbang Munjul Km 8 terputus akibat genangan air yang melanda wilayah tersebut.
Selain Desa Perdana, Desa Pasirkadu, Desa Cikuya, Desa Sukaresmi, Desa Kubangkampil, Desa Sidamukti, Desa Cibungur juga mengalami kondisi serupa.
Namun atas terjadinya musibah itu, ada yang memprihatinkan bahwa selain tidak adanya kepedulian yang diberikan pejabat Legislatif yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Pandeglang yang meliputi lima Kecamatan, yaitu Kecamatan Carita, Kecamatan Labuan, Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Patia dan Kecamatan Sukaresmi, para anggota dewan yang ada di DPRD Pandeglang juga masih belum nampak menunjukan kepedulian mereka.
Hal tersebut juga dibenarkan Yoki Fardiansyah, Ketua Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, bahwa dari jumalah anggota DPRD Pandeglang dari Dapil 5 Kabupaten Pandeglang kurang lebih ada 7 Anggota DPRD Pandeglang, namun semua anggota DPRD Pandeglang dari Dapil 5 tersebut tidak ada yang mengunjungi wilayah Kecamatan Sukaresmi. Yang mereka kunjungi, kata Yoki, hanya Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Patia, sedangkan Kecamatan Sukaresmi seakan dikebelakangkan.
“Padahal, wilayah Kecamatan Sukaresmi pun menjadi salah satu penyumbang suara mereka agar duduk menjadi anggota DPRD Pandeglang periode 2024 – 2029 mendatang,” ungkapnya, dengan nada kecewa.
Saat ditanya siapa saja yang sudah memberikan dukungan kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Sukaresmi, ia menyebut Bupati Pandeglang, Hj Rd Dewi Setiani didampingi Kalak BPBD dan beberapa Asisten Daerah juga kepala dinas, pihak menejemen PLTU 2 Labuan dan keluarga besar Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang. (mul)






