Dinkes Tangsel Imbau Masyarakat Waspada DBD dan Lakukan PSN 3M Plus

- Editorial Team

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL (WBO) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) menjelang musim penghujan.

Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendallin Mahdaniar mengatakan, update data kasus DBD hingga Agustus 2025 ini terdapat 400 lebih.

“Data penularan kasus DBD di Kota Tangerang Selatan dari tanggal 01 Januari s.d 22 Agustus Tahun 2025 yaitu sebanyak 487 kasus dengan tidak ada kematian sedangkan kasus DBD Januari s.d Desember tahun 2024 sebanyak 754 kasus dengan tidak ada kematian,” kata Allin dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (24/08/2025).

Sebagai upaya pengendalian DBD meliputi pencegahan dan pemutusan rantai penularan, Dinkes Kota Tangsel telah melakukan berbagai program.

Baca Juga :  Revitalisasi Total, Pemkot Tangsel Perbaiki Jalan Lingkungan, Betonisasi hingga Drainase di Perumahan Arya Graha Pamulang Tangsel

Mulai dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang yang berpotensi tempat nyamuk Aedes aegypti (3M) plus dengan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, serta penyemprotan fogging di wilayah terjadi penularan.

“Pemutusan rantai penularan DBD ini perlu kolaborasi dan komitmen kita semua, pemerintah dan juga masyarakat. Cara paling mudah seperti menguras, mendaur ulang dan menghindari gigitan nyamuk. Serta menjadi penggerak Gerakan 1 rumah 1 jumantik di rumahnya masing-masing,” ucapnya

Allin menjelaskan, berkaca pada catatan penularan DBD pada 2024, tren peningkatan penularan DBD terjadi di bulan Oktober sampai dengan Mei 2025.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Benyamin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Bangsa

Sementara kasus DBD tertinggi pada 2025 terdapat di Kecamatan Pondok Aren dengan 112 kasus dan kasua DBD terendah terdapat di Kecamatan Setu dengan 41 kasus.

“Sedangkan untuk kasus DBD kelurahan tertinggi terdapat di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Serua Indah, Kelurahan Pondok Pucung, dan Kelurahan Kedaung dengan 20 kasus DBD. Sementara kelurahan dengan kasus terendah yakni Kelurahan Buaran, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Ciputat, dan Setu dengan 2 kasus, Kelurahan Paku Alam 1 kasus dan Kelurahan Pakulonan tidak ada kasus DBD,” papar Allin.(Red)

Berita Terkait

Safari Ramadan, Pilar Dampingi Wagub Banten Silaturahmi dengan Masyarakat di Tangsel
Pengurus KONI Tangsel 2025-2029 Resmi Dilantik, Benyamin: Sukseskan Porprov dan Raih Juara Umum
Pendaftaran Calon Paskibraka 2026 Kota Tangsel Resmi Dibuka, Ini Syarat Lengkap dan Jadwal Seleksinya
Nomad & Nowhere Art Exhibition Hadir di City Gallery Tangsel, Ruang Ekspresi Generasi Muda
Pemkot Tangsel Matangkan Bazar Ramadan 1447 H untuk Jaga Stabilitas Harga
Safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin Serpong Utara, Pilar: Jadi Ruang Komunikasi dan Silaturahmi dengan Warga
Safari Ramadan Tangsel 2026, Benyamin Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Pemkot Tangsel Matangkan Bazar Ramadan 1447 H untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:26 WIB

Safari Ramadan, Pilar Dampingi Wagub Banten Silaturahmi dengan Masyarakat di Tangsel

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:10 WIB

Pengurus KONI Tangsel 2025-2029 Resmi Dilantik, Benyamin: Sukseskan Porprov dan Raih Juara Umum

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:06 WIB

Pendaftaran Calon Paskibraka 2026 Kota Tangsel Resmi Dibuka, Ini Syarat Lengkap dan Jadwal Seleksinya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:04 WIB

Nomad & Nowhere Art Exhibition Hadir di City Gallery Tangsel, Ruang Ekspresi Generasi Muda

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:01 WIB

Pemkot Tangsel Matangkan Bazar Ramadan 1447 H untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita Terbaru