Air Warga Taman Kota Permai Tak Mengalir Dua Hari Lebih, Pemberitahuan Katanya Cuma 4 Jam

- Editorial Team

Jumat, 19 September 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrian Warga Perumahan Ambil Air Di Masjid

Antrian Warga Perumahan Ambil Air Di Masjid

Tangerang (WBO)- Warga Perumahan Taman Kota Permai, Kabupaten Tangerang, dibuat kecewa oleh layanan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Pekerjaan interkoneksi pipa yang dijanjikan hanya berlangsung empat jam pada Selasa (16/9/2025) malam, nyatanya membuat aliran air bersih padam hingga dua hari lebih.

Dalam pengumuman resminya, Perumdam TKR menyebut pekerjaan dimulai pukul 21.00 WIB dengan estimasi selesai empat jam.

Warga diminta menampung kebutuhan air untuk mengantisipasi dampak gangguan. Namun realitas di lapangan berbeda jauh.

“Belum ini udah dua hari, PDAM Kabupaten estimasinya 4 jam ternyata sampe sekarang,” keluh Hendra, warga Taman Kota Permai, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga :  Bupati Tangerang Tinjau Jembatan Pertanian di Desa Badak Anom Sindang Jaya

Ia mengaku sudah berupaya mencari kejelasan melalui berbagai kanal pengaduan resmi perusahaan air tersebut.

Namun, pengaduan masyarakat tidak mendapatkan respon dari Perumda Tirta Kerta Raharja.

“Udah DM ke IG-nya TKR dan call center pengaduan belom ada jawaban kapan nyalanya,” ungkapnya.

Ketiadaan air bersih membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Hendra menuturkan, warga akhirnya terpaksa mencari alternatif air dari mesjid dan rumah warga yang dengan sukarela memberikan air.

“Akhirnya saya harus angkat air dari masjid dan tetangga yang baik hati,” katanya.

Hendra menilai, Perumdam TKR seharusnya lebih transparan atas kendala yang saat ini terjadi kepada pelanggan, bukan justru diam tanpa kepastian saat diminta kejelasan.

Baca Juga :  Sebagai Bentuk Pengawasan, Inspektorat Lakukan Riviu RKA Perubahan

“Kalau seperti ini terus, warga bisa sengsara. Air itu kebutuhan dasar, bukan barang mewah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa warga sudah memenuhi kewajiban sebagai pelanggan setiap bulannya.

Tetapi kata Hendra, warga yang berlangganan air malah dibuat kecewa atas kejadian tersebut.

“Kami ini pelanggan, bayar tiap bulan. Tapi kalau layanannya begini, siapa yang mau tanggung jawab?” tutup Hendra dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Perumdam TKR mengenai keterlambatan normalisasi distribusi air di wilayah terdampak.(**)

 

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, BKPSDM Musnahkan Ribuan Arsip Inaktif
Kunjungi Wilayah Banjir di Kosambi, Bupati Tangerang. Pastikan Penanganan dan Bantuan untuk Warga
Arena 11 MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang: 18 Tim Musabaqoh Syarhil Qur’an Unjuk Gigi
Bupati Tangerang Tinjau Jembatan Pertanian di Desa Badak Anom Sindang Jaya
Forkopimda Kabupaten Tangerang Gelar Istigosah Sambut Tahun Baru 2026 dan Doa Bersama untuk Korban Musibah di Indonesia
Pemkab Tangerang Kembali Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
PERUMDAM TKR Salurkan Pipa Air Bersih Gratis bagi Warga Terdampak TPA Jatiwaringin
Pantau Perayaan Malam Natal, Bupati Tangerang Pastikan Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:46 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, BKPSDM Musnahkan Ribuan Arsip Inaktif

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:43 WIB

Kunjungi Wilayah Banjir di Kosambi, Bupati Tangerang. Pastikan Penanganan dan Bantuan untuk Warga

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:39 WIB

Arena 11 MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang: 18 Tim Musabaqoh Syarhil Qur’an Unjuk Gigi

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:15 WIB

Bupati Tangerang Tinjau Jembatan Pertanian di Desa Badak Anom Sindang Jaya

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:12 WIB

Forkopimda Kabupaten Tangerang Gelar Istigosah Sambut Tahun Baru 2026 dan Doa Bersama untuk Korban Musibah di Indonesia

Berita Terbaru

Tangsel

Dinkes Tangsel Imbau Masyarakat Waspadai Super Flu

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:55 WIB