Andra Soni: Desa Adat Menjadi Contoh Kemandirian Desa

- Editorial Team

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten (WBO)- Gubernur Banten Andra Soni menerima silaturahmi dari Perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banten Kidul di Gedung Negara Pendopo Lama, Kota Serang, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, ratusan desa adat Provinsi Banten menjadi contoh bagaimana sebuah kemandirian desa itu bisa diciptakan, termasuk kemandirian pangan.

Dalam pertemuan itu, Andra Soni menegaskan Pemprov Banten siap mendukung kegiatan Hari Masyarakat Adat Sedunia yang akan digelar pada 7-9 Agustus 2025 di Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak.

Menurut Andra Soni, kegiatan itu bukan hanya momen seremonial.

Tetapi bentuk pengakuan nyata terhadap eksistensi masyarakat adat yang selama ini telah berkontribusi besar dalam menjaga budaya, nilai, dan ketahanan lokal.

Baca Juga :  Pemprov Banten Kerjasama dengan Semua Pihak Turunkan Stunting

“Kegiatan ini penting sebagai bentuk pengakuan terhadap masyarakat adat. Kita di Provinsi Banten sudah memiliki Perda Desa Adat, dan saya telah instruksikan kepada OPD terkait untuk segera menyusun Pergub-nya,” kata Andra Soni.

Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengapresiasi ratusan desa adat yang ada di Provinsi Banten.

Selama ini ratusan desa adat Provinsi Banten menjadi contoh bagaimana sebuah kemandirian desa itu bisa diciptakan, termasuk kemandirian pangan.

“Banyak desa adat memiliki pola pengelolaan pangan yang mandiri, dengan sawah yang luas dan subur, sehingga jarang mengalami kekurangan pangan. Kearifan lokal semacam ini harus kita lestarikan dan promosikan,” kata Andra Soni.

Baca Juga :  Tim Gabungan Masih Cari Dua Bocah Tenggelam di Sungai Ciliman Rancajaya

Sementara itu, Ade Sumardi selaku Dewan Penasehat AMAN menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari amanah para sesepuh masyarakat adat untuk menyampaikan undangan resmi dan membangun sinergi dengan Pemprov Banten.

Dijelaskan bahwa kegiatan Hari Masyarakat Adat Sedunia akan diawali pada tanggal 7 dan 8 Agustus dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya, dan ditutup dengan Festival Karya Adat.

“Kami merasa penting untuk menyampaikan langsung kepada Bapak Gubernur, karena ini adalah acara besar dan berskala internasional. Akan ada perwakilan dari negara-negara sahabat yang turut hadir. Tentu tidak elok bila acara seperti ini tidak dikoordinasikan langsung dengan pemimpin daerah,” ujarnya. (**)

Berita Terkait

Bupati Serang Resmikan Gerai Samsat Bojonegara, Permudah Layanan Pajak Kendaraan
Wagub Banten Ajak Buruh Perkuat Persatuan demi Jaga Iklim Investasi
Soroti Penempatan Jemaah Haji Banten, Wahidin Halim Pertanyakan Keadilan dan Jarak ke Masjidil Haram
Waspadai Calo Rekrutmen Polri!
Balita Asal Cigeulis Derita Tumor Ganas, Keluarga Terkendala Biaya Pengobatan
Lubang Jalan Picu Kecelakaan Menimpa Mahasiswi
Safari Ramadan, Wagub Dimyati Bantu Renovasi Dua Rumah Milik Lansia di Cilegon
Pemkot Serang Luncurkan Program Berbudi, Tawarkan Pinjaman Modal UMKM Bunga 1 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:21 WIB

Bupati Serang Resmikan Gerai Samsat Bojonegara, Permudah Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 15 April 2026 - 15:17 WIB

Wagub Banten Ajak Buruh Perkuat Persatuan demi Jaga Iklim Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:53 WIB

Soroti Penempatan Jemaah Haji Banten, Wahidin Halim Pertanyakan Keadilan dan Jarak ke Masjidil Haram

Rabu, 8 April 2026 - 07:01 WIB

Waspadai Calo Rekrutmen Polri!

Selasa, 7 April 2026 - 12:08 WIB

Balita Asal Cigeulis Derita Tumor Ganas, Keluarga Terkendala Biaya Pengobatan

Berita Terbaru