Deden Apriandhi H: Ekonomi Kreatif Masa Depan Investasi

- Editorial Team

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten (WBO)- Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi H mengatakan Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya industri game dan konten digital.

Ekonomi kreatif menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan peluang usaha baru, menggerakkan investasi, dan memperkuat daya saing daerah.

Hal itu diungkap Deden dalam Pembukaan Indonesia Game Experience (IGX) Banten 2025 yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti di Tangcity Mall, Kota Tangerang, Kamis (17/7/2025).

“Event ini bukan hanya sekadar hiburan, tapi menjadi ruang strategis untuk menyalurkan kreativitas generasi muda Banten dan memperkuat ekosistem game yang potensial sebagai sektor ekonomi baru,” ungkap Virgojanti.

Dikatakan Virgojanti, dengan bonus demografi usia produktif yang dimiliki Provinsi Banten, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan peluang usaha baru, menggerakkan investasi, dan memperkuat daya saing daerah.

“Anak-anak muda Banten harus memanfaatkan ruang ini untuk berinovasi, membangun ekosistem digital, dan menghasilkan karya-karya luar biasa yang mampu berkontribusi pada perekonomian daerah,” tegas Virgojanti.

Baca Juga :  Bupati Serang Ratu Zakiyah  Percepatan Tanam Padi Gunakan Transplantator di Kramatwatu

Menurutnya,industri game bukan hanya sarana hiburan, melainkan platform yang memiliki dampak luas secara ekonomi, sosial, bahkan budaya.

Ia berharap IGX Banten dapat menjadi titik awal terbangunnya industri game yang kuat dan berkelanjutan di Provinsi Banten.

Disebutkan bahwa industri game juga memiliki potensi untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah.

Melalui pendekatan digital dan visual yang menarik, game bisa menjadi alat promosi yang lebih efektif dan menjangkau audiens global.

“Kita ingin produk-produk lokal Banten, dari UMKM hingga sektor pariwisata, bisa dikenalkan melalui platform game. Ini pendekatan kreatif yang relevan dengan zaman, dan anak muda kita siap mengembangkannya,” ucapnya.

Ia juga mendorong agar IGX tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama lintas sektor untuk memperkuat ekonomi kreatif di Banten.

Pemerintah daerah pun didorong lebih aktif menggelar forum serupa di tingkat kabupaten/kota.

“Kita butuh lebih banyak event seperti IGX. Bukan hanya di Tangerang atau Serang, tapi juga Lebak, Pandeglang, dan lainnya. Supaya kreativitas tidak terpusat, dan semua wilayah di Banten mendapat manfaat dari pertumbuhan ekonomi kreatif,” kata Virgojanti.

Baca Juga :  Bulan Bhakti HUT KKP Ke-26, LPSPL Serang Beri Edukasi Pengenalan Biota Laut ke Ratusan Siswa dan Guru Pandeglang

Ketua Umum APTIKNAS Soegiarto Santoso, dalam sambutannya menambahkan bahwa keberhasilan dalam era digital ditentukan oleh kecepatan berinovasi dan kekuatan kolaborasi.

“Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Jika digabungkan, keduanya menjadi kekuatan bangsa. Anak muda Indonesia harus jadi pemain utama di panggung digital dunia,” ujarnya.

IGX Banten 2025 juga turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra, serta Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohyati Fatimah.

IGX Banten 2025 berlangsung selama empat hari, 17–20 Juli 2025, menghadirkan berbagai kegiatan seperti turnamen esports, seminar teknologi digital, hingga pameran produk industri kreatif.

Event ini diprakarsai oleh Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional (APTIKNAS) Provinsi Banten dan menjadi salah satu forum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital di Provinsi Banten.(**)

Berita Terkait

Sambut KUHP Baru, Pemprov dan Kejati Banten Sepakati Implementasi Pidana Kerja Sosial
Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak
Pelajari Ekosistem Laut, Siswa MTsN 2 Pandeglang dan SMPN 3 Labuan Kunjungi Loka PSPL Serang
Festival Aren Musang 2025, Upaya Pelestarian Budaya Leluhur Warga Cibaliung
Dorong Ekonomi Rakyat, DPRD Banten Usulkan Pelatihan Kewirausahaan dan Sertifikasi Halal
Anemia Bukan Sekadar Lelah: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
DINKES Provinsi Banten Giatkan Kampanye TOSS TBC di Kota Serang
Dinas Kesehatan Banten Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis pada Gerakan Sapta Pesona Wisata dan Saba Leuweung di Carita Pandeglang

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:17 WIB

Sambut KUHP Baru, Pemprov dan Kejati Banten Sepakati Implementasi Pidana Kerja Sosial

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:36 WIB

Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:39 WIB

Pelajari Ekosistem Laut, Siswa MTsN 2 Pandeglang dan SMPN 3 Labuan Kunjungi Loka PSPL Serang

Minggu, 23 November 2025 - 17:58 WIB

Festival Aren Musang 2025, Upaya Pelestarian Budaya Leluhur Warga Cibaliung

Kamis, 13 November 2025 - 13:21 WIB

Dorong Ekonomi Rakyat, DPRD Banten Usulkan Pelatihan Kewirausahaan dan Sertifikasi Halal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sachrudin: Jadikan Prestasi Motivasi untuk Tingkatkan Layanan Publik

Rabu, 10 Des 2025 - 23:44 WIB