Dinkes Ajak Masyarakat Tetap Waspada dan Gencarkan 3M Plus

- Editorial Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang (WBO)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat adanya tren penurunan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang awal tahun 2025.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan, terutama melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, pada Selasa 8 Juli 2025 mengungkapkan jumlah kasus DBD dari Januari hingga Mei 2025 tercatat kurang dari 50 kasus atau tepatnya ada di angka 30.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang mencapai sekitar 80 kasus.

Namun, dari total kasus tahun ini, dilaporkan ada satu pasien yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Dihantam Cuaca Buruk, KM Trisnawati Kandas di Perairan Mantiung Cibitung Pandeglang

“Trennya (kasus) menurun dibandingkan tahun kemarin. Tapi kami mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan air tergenang, baik di pekarangan atau di mana saja,” ujar Hasanuddin.

Hasanuddin menegaskan bahwa metode pencegahan yang paling efektif bukanlah pengasapan atau fogging, melainkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang).

Ia menjelaskan, fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, tidak pada jentik nyamuk yang berkembang biak di genangan air bersih.

“Yang jelas sih dari Dinas Kesehatan menghimbau ke masyarakat, untuk tidak membiarkan air-air tergenang baik di pekarangan atau di tempat mana saja yang dilihat,” katanya.

“Kalau fogging atau pengasapan itu membunuh nyamuk dewasa. Jentik-jentik tidak akan mati. Sehingga yang paling efektif adalah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati  Ratu Terus Dorong ASN Salurkan ZIS Melalui Baznas

Dinkes Kota Serang, melalui tim promosi kesehatan di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), secara aktif terus melakukan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya PSN.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebaran kasus DBD di Kota Serang bersifat merata dan tidak ada wilayah kecamatan yang dominan.

Penyakit ini juga menyerang berbagai kelompok usia dan tidak memandang jenis kelamin.

“Nyamuk tidak memilih perempuan atau laki-laki. Semua berisiko, karena itu pencegahan harus dilakukan bersama-sama,” tutupnya.(Rls/Red)

Berita Terkait

Panen Raya Padi Organik di Carita Pandeglang Diyakini Jadi Lumbung Pangan Nasional
Ribuan B3 di Kecamatan Labuan Belum Terima Manfaat Program MBG
Banjir Rendam Wilayah Kecamatan Sukaresmi, Anggota DPRD Pandeglang Dapil 5 Belum Berkunjung
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Nasional Carita-Pandeglang yang Hancur
Polres Pandeglang Gelar Upacara Sertijab Empat Pejabat
Pemprov Banten–Kejati Perkuat Sinergi Pencegahan Hukum untuk Percepatan Koperasi Merah Putih
Pemprov Banten Kembali Raih Predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat
Cetak Paving Blok dari FABA, Desa Muruy dan Purwaraja Menes Diapresiasi Menteri

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:33 WIB

Panen Raya Padi Organik di Carita Pandeglang Diyakini Jadi Lumbung Pangan Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 16:10 WIB

Ribuan B3 di Kecamatan Labuan Belum Terima Manfaat Program MBG

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:55 WIB

Banjir Rendam Wilayah Kecamatan Sukaresmi, Anggota DPRD Pandeglang Dapil 5 Belum Berkunjung

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Nasional Carita-Pandeglang yang Hancur

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:41 WIB

Polres Pandeglang Gelar Upacara Sertijab Empat Pejabat

Berita Terbaru