Gubernur Andra Soni Apresiasi Pengembang Bintaro Jaya Atas Inisiatif Pembangunan Pasilitas MRF

- Editorial Team

Sabtu, 29 November 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsel (WBO)- Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan berbasis ekonomi sirkular untuk mengatasi tantangan lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Provinsi Banten.Sabtu (29/11/2025)

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Andra Soni saat meresmikan Material Recovery Facility (MRF) milik PT Jaya Real Property Tbk Bintaro Jaya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) . Fasilitas ini diharapkan menjadi katalisator bagi keterlibatan pihak swasta dalam pengelolaan sampah.
Tantangan Pengelolaan Sampah

Gubernur memaparkan bahwa Provinsi Banten saat ini menghadapi masalah serius terkait sampah. Setiap hari, total 8.126 ton sampah dihasilkan di seluruh daerah Banten. Namun, hanya 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang berhasil dikelola dengan baik.

Ironisnya, lebih dari separuh sampah, yakni sekitar 3.771 ton, masih tertimbun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan metode open dumping yang rentan menimbulkan masalah lingkungan. Selain itu, masih ada sampah yang dibakar atau dibuang di lokasi illegal.

“Oleh karena itu, sistem pengelolaan sampah yang modern dan berbasis ekonomi sirkular, menjadi keharusan,” ungkap Andra Soni.

Baca Juga :  Dinas SDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal

Apresiasi untuk Sektor Swasta
Andra Soni memberikan apresiasi tinggi kepada pengembang Bintaro Jaya atas inisiatif pembangunan fasilitas MRF tersebut. Ia menilai kehadiran MRF Bintaro Jaya adalah tonggak penting dalam keterlibatan pihak swasta untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern.
“Fasilitas ini bukan hanya memilah dan memproses sampah menjadi material bernilai ekonomi, tetapi juga menegaskan bahwa sektor swasta memiliki peran signifikan dalam mendorong transformasi pengelolaan sampah menuju zero waste lifestyle,” tegasnya.

Dampak dan Mekanisme MRF
Gubernur berharap keberadaan MRF dapat memberikan dampak luas, termasuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mengembangkan ekonomi sirkular, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Keberhasilannya, diharapkan ditularkan di lingkungan lainnya,” tambah Andra Soni.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, mengakui bahwa tantangan pengelolaan sampah di wilayahnya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan terbatasnya kapasitas TPA. Ia menekankan bahwa penanganan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh unsur masyarakat.

Baca Juga :  Mortir Peninggalan Perang Gegerkan Warga Tangsel, Gegana Turun Tangan

MRF Bintaro Jaya yang berdiri di atas lahan 1,4 hektare ini beroperasi dengan prinsip pemanfaatan sampah domestik menjadi material bernilai. Fasilitas ini mampu mengolah sampah hingga kapasitas maksimum 60 ton per hari.

akil Direktur Utama PT Jaya Real Property Tbk, Sutopo Kristanto, menjelaskan bahwa melalui pemilahan jenis sampah organik dan anorganik, sampah diolah, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama pihak ketiga.

“Fasilitas tersebut dapat menyelesaikan masalah timbunan sampah di kawasan Bintaro Jaya. Tidak ada pembuangan ke TPA atau zero waste, serta tidak ada sampah yang menginap di lokasi MRF ini,” jelas Sutopo Kristanto.

MRF ini memastikan sampah tidak menimbulkan bau di lingkungan sekitar dan didukung oleh peralatan utama produksi lokal Banten, seperti konveyor, mesin pilah organik, mesin cacah, mesin pres, dan mesin pirolisis. Operasional harian fasilitas ini juga menyerap tenaga kerja lokal hingga 100 orang. (red)

Berita Terkait

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK
Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik
Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel
Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026
Pemkot Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir
Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Siap Saji dan Logistik untuk Warga Terdampak Bencana

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK

Selasa, 14 April 2026 - 10:38 WIB

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 10:35 WIB

Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik

Selasa, 14 April 2026 - 10:33 WIB

Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel

Selasa, 14 April 2026 - 10:30 WIB

Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat

Berita Terbaru