Pandeglang (WBO) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang tahun ini diwarnai aksi kemanusiaan dari seorang pelajar. Dianty Marchaini Putri (Puput), siswi kelas 3 SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), melelang lukisan orisinalnya untuk membantu warga yang tengah sakit keras.
Aksi Puput bukan sekadar kegiatan seni. Seluruh hasil dari penawaran tertinggi lukisan tersebut akan didonasikan 100 persen untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan sosial warga Pandeglang yang membutuhkan.
Puput mengaku tergerak setelah melihat langsung kondisi masyarakat di daerahnya yang harus berjuang di tengah keterbatasan saat menjalani pengobatan, baik di rumah sakit di Serang maupun Jakarta.
“Kita bisa lihat warga Pandeglang banyak yang membutuhkan bantuan sosial. Apalagi di rumah sakit-rumah sakit di Serang hingga Jakarta, sangat banyak warga kita yang sedang berjuang melawan sakit,” ujarnya. Minggu (29/3/2026).
Melalui lukisan bertema ikan koi, Puput ingin menghadirkan simbol harapan dan semangat kesembuhan. Ia berharap setiap rupiah dari hasil lelang dapat menjadi harapan baru bagi warga yang tengah menghadapi beban biaya medis, transportasi, hingga kebutuhan dasar selama masa pendampingan pasien.
Di tengah kesibukannya sebagai siswa kelas akhir, Puput memilih merayakan HUT ke-151 Pandeglang dengan cara berbeda. Ia ingin momentum ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial, khususnya di bidang kesehatan, masih sangat dibutuhkan.
“Ini adalah persembahan kecil saya untuk HUT Pandeglang. Saya berharap para dermawan, tokoh masyarakat, atau siapa pun yang peduli bisa ikut serta dalam lelang ini. Hasilnya sepenuhnya untuk mereka, warga kita yang sedang sakit,” katanya.
Rencananya, dana hasil lelang akan difokuskan untuk kebutuhan mendesak, seperti biaya operasional pasien rujukan ke luar kota, pembelian obat yang tidak ditanggung, serta bantuan sosial bagi keluarga pasien.
Sementara, sebagai Kepala CMBBS, Edi Supriyanto merasa bangga sekaligus terharu atas inisiatif mulia yang dilakukan Puput. Menurut dia, apa yang dilakukan Puput bukan hanya mencerminkan kreativitas dalam berkarya, tetapi juga menunjukkan kepekaan sosial dan empati yang tinggi terhadap sesama.
“Aksi melelang lukisan orisinal untuk membantu warga yang sedang berjuang melawan penyakit adalah wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini ditanamkan di lingkungan SMAN CMBBS. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang capaian akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab sosial” terang Edi saat diwawancarai WBO.
“Puput telah memberikan teladan inspiratif, bahwa kontribusi untuk daerah tidak harus menunggu menjadi besar atau mapan. Dengan langkah sederhana namun bermakna, ia mampu menggerakkan kepedulian dan mengajak banyak pihak untuk terlibat dalam kebaikan” katanya.
Momentum peringatan HUT ke-152 Pandeglang menjadi semakin bermakna dengan hadirnya aksi nyata seperti ini. Ia berharap semangat yang ditunjukkan Puput dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya sekaligus peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Sebagai kepala sekolah, kami tentu akan terus mendukung dan memfasilitasi lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang peka dan jiwa sosial yang kuat, semoga langkah baik ini membawa keberkahan, baik bagi penerima manfaat maupun bagi Puput sendiri, serta menjadi gerakan kebaikan yang terus meluas di tengah masyarakat,” harapnya.
Bagi masyarakat, kolektor seni, maupun pihak yang ingin berpartisipasi dalam lelang sekaligus berdonasi, dapat menghubungi 0813-1442-2124 / 0812-3490-704, atau datang langsung ke Jalan Cipanas Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Banten.
Partisipasi dalam lelang ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, sekaligus kado bermakna bagi Kabupaten Pandeglang di usia ke-152. (mul)






