Jadwal Tak Tepat dan Tidak Semua Dapat, MBG di SMPN 2 Labuan Perlu Dievaluasi

- Editorial Team

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Sebanyak 706 siswa-siswi kelas VIII dan IX Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Labuan, menjadi penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dianggap bisa memicu kekisruhan dan kecemburuan sosial terhadap siswa kelas VII yang berjumlah 378, lantaran tidak mendapatkan MBG.

“Selain itu, agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan mengajar para guru dan siswa pelajar, jadwal pendistribusian ke sekolah dari dapur juga harus tepat waktu, karena khawatir jika kelamaan disimpan pada tempatnya nanti jadi pengurangan terhadap mutu bahkan bisa basi dari porsi makan tersebut, idealnya sih pas makan siang,” ungkap Harto Sugiharto selaku Wakasek kesiswaan kepada WBO, Senin (25/8/2025).

“Kami juga harus disibukkan dengan menangani banyak komentar, atau hal-hal yang khawatirnya memicu kekisruhan atas dasar kecemburuan sosial, karena untuk kelas 7 yang berjumlah 378 tidak mendapatkan makan bergizi gratis, namun demikian kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo atas program yang diluncurkannya, sangat bermanfaat untuk pemenuhan gizi anak bangsa,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Siap Terapkan WFH, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Sementara, Oyok Fathurrohman, Wakasek Kurikulum, memuji program MBG yang dinilai bermanfaat, hanya saja pelaksanaannya perlu lebih selektif.

“Ya, progamnya sangat bagus Pak Presiden ini, sangat bermanfaat, tinggal yang mendapatkan tugasnya saja harus lebih selektif. Kalaupun mau, pagi-pagi sekalian pengirimannya pada saat jam sarapan, jadi siswa bisa sarapan dulu sebelum melakukan aktivitas belajarnya. Ini perlu dievaluasi lagi terkait jadwal pendistribusian bagi pihak pengelola dapur, jadi jangan sampai ada persoalan armada atau SDMnya karena itu bagian dari resiko dan tanggung jawabnya,” terang Oyok Fathurrohman.

“Kelas VII tidak mendapatkan saja ini bisa memicu, bagaimana nanti jadinya siswa yang tidak mendapatkan ada kecemburuan, belum nanti terdengar oleh orang tua wali siswanya, kita harus jaga perasaan semuanya, yang jelas perlu evaluasi kaitan dengan jumlah dan jadwal pendistribusian, apa lagi kita sudah menginformasikan ke semua siswa kelas VII termasuk grup orang tua siswa kalau SMPN 2 Labuan akan ada pengiriman MBG,” ujarnya.

Baca Juga :  PLTU Banten 2 Labuan Lakukan Sosialisasi Pilah Sampah pada Anak Usia Dini di TAMASYA Anak Pelangi Daycare

Di tempat terpisah, tepatnya di SMPN 1 Labuan, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, yang sedang melakukan launching MBG dengan dapur lokasi Karabohong Desa Labuan, saat ditanya tidak adanya air mineral pada porsi MBG, memastikan banyak evaluasi yang akan dilakukan.

“Nanti kita pertanyakan ke SPPGnya, ke pendampingnya, ke pengelolanya, yang jelas ini kan baru tahapan program Pak Prabowo di awal ini, tentu nanti akan banyak evaluasi – evaluasi akan banyak perbaikan-perbaikan supaya bagaimana kekurangan-kekurangan tersebut kedepannya bisa kita wujudkan kita realisasikan kekurangan-kekurangan tadi,” tandasnya. (mul)

Berita Terkait

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak
WH Soroti Pentingnya Etika dan Harmonisasi Kepemimpinan di Lebak
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga
Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Berjalan Hampir Dua Tahun
HUT Ke-152, Pelajar Pandeglang Galang Dana Bantu Warga Sakit Lewat Lelang Lukisan
Penyaluran BPNT Tahap I 2026 di Labuan Lancar, 410 KPM Baru Terima Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:59 WIB

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak

Rabu, 1 April 2026 - 15:20 WIB

WH Soroti Pentingnya Etika dan Harmonisasi Kepemimpinan di Lebak

Rabu, 1 April 2026 - 00:46 WIB

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:14 WIB

Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57 WIB

Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Jumat, 3 Apr 2026 - 10:49 WIB