Pandeglang (WBO) – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI menggelar workshop voice over. Pelatihan ini dalam rangka peningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) subsektor televisi dan radio di salah satu hotel di Pandeglang, Jumat (7/11/2025).
Direktur Televisi dan Radio Kemenekraf, Pupung Thariq Fadillah, mengatakan, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya pelaku industri televisi dan radio di Pandeglang. Mengingat televisi dan radio menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan pemerintah.
“Nah, di sini alhamdulillah kami melihat ini banyak kawan-kawan dari industri yang hadir ya, untuk dapat memanfaatkan momen yang ada itu dengan sebaik-baiknya,” kata Pupung Thariq Fadillah.
Menurut dia, kemampuan mengisi acara masih diminati tidak hanya untuk industri televisi dan radio, tetapi juga industri komersial, animasi, maupun film.
“Untuk kegiatan yang kami lakukan yang terkait dengan voice over, itu para pemenangnya juga sudah terserap di industri sulih suara. Ya, ada yang mengisi berbagai macam iklan, ada yang dipercaya, misalnya, menjadi MC di berbagai tempat,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, pelatihan ini penting dalam mengembangkan potensi dan talenta voice over lokal agar mampu bersaing di tingkat global, serta mendukung pengembangan industri kreatif suara di Indonesia.
“Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan para peserta dapat mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta berperan aktif dalam mengembangkan subsektor televisi dan radio di Kabupaten Pandeglang menuju kemajuan ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi,” terangnya.
Sementara, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga menjadi ajang pertukaran dan pengembangan kreativitas antar penyiar.
“Semua radio di sini nanti bisa sharing, bisa berdiskusi bagaimana bisa mengembangkan kreativitasnya, bagaimana para pemirsa itu meskipun hanya mendengar suaranya tapi tidak melupakan gitu. Kayak radio Krakatau dan radio lainnya. Nah, itu bisa didengar oleh masyarakat ketika memang suaranya merdu, ketika memang suaranya khas,” tuturnya.
Wabup menilai, Pandeglang memiliki banyak talenta bersuara emas yang tersebar di berbagai daerah, tetapi sayangnya belum semua mendapat kesempatan untuk berkembang. Oleh karenanya dia mendorong para peserta untuk percaya diri berkarya dan aktif berjejaring.
“Karena hakul yakin ketika ekonomi kreatifnya berkembang maka tentu pertumbuhan ekonominya pun akan tumbuh, akan berkembang, dan akan hidup semata-mata adalah untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya. (mul)






