Tangerang (WBO) – Kepala SDN Periuk 1, Aan Supiati, S.Pd SD, menegaskan pentingnya mengenalkan makanan lokal Indonesia kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan edukasi gizi yang diadakan di lingkungan sekolah, Selasa ( 02/09/2025).
Menurut Aan Supiati, makanan lokal bukan hanya sekadar pilihan konsumsi, melainkan juga bagian dari identitas budaya bangsa. “Dengan membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan lokal seperti sayur-mayur, buah-buahan, umbi-umbian, dan lauk tradisional, kita bukan hanya menjaga kesehatan mereka, tetapi juga menumbuhkan kecintaan pada kekayaan kuliner nusantara,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola makan sehat dan bergizi seimbang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang serta kecerdasan anak. “Anak yang terbiasa mengonsumsi makanan bergizi akan lebih siap belajar, lebih aktif, dan memiliki daya konsentrasi yang lebih baik,” lanjutnya.
Beberapa strategi yang dilakukan oleh Aan Supiati, Spd SD selaku Kepala sekolah SDN Periuk 1 Kota Tangerang antara lain
Mengenalkan makanan lokal Indonesia yang beragam dan bergizi melalui Parenting Makanan sehat yang di laksanakan 3 kali dalam sebulan.
Menurut Aan Mengajarkan cara mengolah makanan lokal dengan variasi yang menarik dapat meningkatkan minat anak untuk gemar makan Sayur dan Buah buahan, Tujuan dilaksanakan parenting tersebut adalah untuk Meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan lokal yang sehat dan Mengontrol makanan yang dikonsumsi anak-anak untuk memastikan bahwa mereka mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi.
“dengan demikian berharap dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak serta mempromosikan kesadaran dan kecintaan mereka terhadap makanan lokal Indonesia” Terang Aan saat di temui Warta Banten di ruangan kantornya.
Menurut Aan Untuk mencapai ketahanan pangan lokal, diperlukan peran aktif dari pemerintah daerah melalui Sosialisasi mengenai manfaat pangan lokal
Selain itu, perubahan pola pikir dan konsumsi masyarakat juga sangat penting, seperti, Mengubah persepsi tentang pangan lokal
Meningkatkan kepercayaan diri dalam mengonsumsi produk lokal
Mendorong pola makan yang beragam.
Dengan demikian, ketahanan pangan lokal dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. (Ratu)






