KKGO Labuan Pandeglang Selenggarakan Mini Cup 2025

- Editorial Team

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Suasana lapangan sepak bola Ahmad Yani di Kecamatan Labuan tampak ramai sejak pagi. Sorak-sorai penonton berpadu dengan semangat para siswa yang berlaga dalam Turnamen Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Mini Cup 2025.

Sebanyak 28 tim dari 27 SD dan MI di wilayah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, beradu kemampuan, meski harus bergelut dengan lapangan yang becek akibat hujan semalam.

Turnamen yang menggunakan sistem gugur ini berlangsung penuh antusiasme. Setiap tim bermain habis-habisan, karena yang kalah harus pulang, sementara yang menang berhak melangkah ke babak berikutnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Wandi Septian, menjelaskan bahwa turnamen ini sejatinya direncanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80, namun sempat tertunda.

“Karena satu dan lain hal, kegiatan baru bisa kami laksanakan hari ini,” ujar Suwandi kepada WBO, Rabu (15/10/2025).

Meski begitu, Wandi menyebut semangat para peserta tidak berkurang sedikit pun. Dalam turnamen KKGO Mini Cup ini, panitia akan menetapkan tiga juara bersama yang masing-masing akan menerima trofi, sertifikat dan uang pembinaan.

Baca Juga :  Jembatan Sementara Rancapinang Terputus, Ratusan Warga dan Anak Sekolah Terpaksa Menyeberang Basah-basahan

“Kalau bisa, pertandingan kami selesaikan dalam satu hari. Tapi kalau cuaca tidak memungkinkan, akan kami lanjutkan besok,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini juga menjadi wadah pencarian bibit unggul di bidang olahraga sepak bola. Dari seluruh peserta, panitia akan menyeleksi 15 pemain terbaik untuk disiapkan mengikuti pertandingan di tingkat yang lebih tinggi.

Di sisi lain, kata Wandi, kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Deni Kurniawan, salah satu panitia, juga mengakui bahwa hujan yang mengguyur pada kemarin sore hingga malam, membuat lapangan berlumpur dan licin.

“Jadi berat kan nendangnya, karena lapangan becek. Anak-anak jadi agak sulit main maksimal,” tuturnya.

Deni menambahkan, dari total 33 sekolah dasar di Kecamatan Labuan, hanya 27 sekolah yang ikut serta dalam kompetisi ini.

“Ada yang tidak ikut karena bentrok dengan kegiatan lain dan kurangnya minat anak-anak, tapi ada juga sekolah yang mendaftarkan dua tim sekaligus. Untuk biaya pendaftaran kami tetapkan Rp100 ribu per tim,” jelasnya.

Baca Juga :  Program Sekolah Gratis, Andra Soni: Harus Adil, Merata, dan Bebas Korupsi

Ia berharap ke depan, pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap sarana olahraga, khususnya lapangan sepak bola yang layak bagi anak-anak Labuan.

“Prestasi itu tidak mungkin tercipta tanpa dukungan sarana yang memadai,” katanya.

Sementara itu, Nina Novia, guru SDN Cigondang 3, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen ini.

“Menurut saya, ini ajang yang sangat bagus, kebetulan anak didik saya yang ikut hari ini sering juara. Kegiatan seperti ini baiknya sering diadakan karena anak-anak bisa belajar sportif, fokus, dan menyalurkan potensi mereka di sepak bola. Harapannya, semoga anak-anak saya jadi juara,” ungkapnya tersenyum sembari berharap timnya bisa membawa pulang trofi juara.

Meski sempat terkendala lapangan becek, semangat para siswa dan guru tampak tidak luntur. Di tengah lumpur dan sorak penonton, bola terus bergulir membawa harapan bahwa dari lapangan sederhana di Kecamatan Labuan ini, bibit-bibit pesepak bola masa depan akan lahir. (mul)

Berita Terkait

Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak
Rakor Kepala Bappeda Se-Indonesia 2025 Dorong Strategi Pencapaian Target Nasional
Pelajari Ekosistem Laut, Siswa MTsN 2 Pandeglang dan SMPN 3 Labuan Kunjungi Loka PSPL Serang
HUT PGRI Ke-80 dan HGN, PGRI Cabang Labuan Berikan Cenderamata ke Purna Bakti
Jadikan Karyawan Lebih Bugar, BRI Cabang Pandeglang Galakkan Senam Pagi Bersama
Festival Aren Musang 2025, Upaya Pelestarian Budaya Leluhur Warga Cibaliung
Berita Acara Penetapan Lokasi Parkir RSUD Labuan Diteken
Larang Warga Berteduh Bawa Kursi, Minimarket Depan RSUD Labuan Dikecam

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:36 WIB

Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:39 WIB

Pelajari Ekosistem Laut, Siswa MTsN 2 Pandeglang dan SMPN 3 Labuan Kunjungi Loka PSPL Serang

Selasa, 25 November 2025 - 12:20 WIB

HUT PGRI Ke-80 dan HGN, PGRI Cabang Labuan Berikan Cenderamata ke Purna Bakti

Senin, 24 November 2025 - 19:43 WIB

Jadikan Karyawan Lebih Bugar, BRI Cabang Pandeglang Galakkan Senam Pagi Bersama

Minggu, 23 November 2025 - 17:58 WIB

Festival Aren Musang 2025, Upaya Pelestarian Budaya Leluhur Warga Cibaliung

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tingkatkan Layanan Publik, Sachrudin Ajak Kepala OPD Belajar AI

Kamis, 4 Des 2025 - 23:48 WIB