Pandeglang (WBO) – Belum lama ini, warga Labuan yang ikut berteduh saat hujan deras di depan mini market ‘Indomaret’ yang berlokasi di kampung Listrik Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, persis di seberang RSUD Labuan ditegur karyawan.
Karyawan minimarket tersebut melarang warga berteduh menggunakan bangku, padahal bangku yang digunakan adalah bangku milik pedagang kios kopi di depan minimarket yang dipinjam karena hujan deras yang lumayan lama.
Atas kejadian itu, Hasby Maulana, Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Banten Garda Bangsa Nusantara (YPKB GBN), mengecam keras pelaku dan pengelola minimarket tersebut.
“Saya ingin menyampaikan pernyataan sebagai Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Banten Garda Bangsa Nusantara, tentang adanya pengaduan konsumen yang dilarang berteduh saat hujan di depan toko Indomaret depan RSUD Labuan, ini jelas melanggar etika dan tanggung jawab sosial serta pelanggaran prinsip pelayanan konsumen yang baik,” kata Hasby Maulana, Ketua YPKB-BGN, Sabtu (14/11/2025).
“Kami sangat menyayangkan dan mengecam tindakan karyawan Indomaret yang melarang konsumen berteduh di depan toko mereka, apalagi tidak tersedianya tempat duduk untuk kenyamanam konsumen,” ujarnya.
Hasby Maulana menegaskan bahwa tindakan ini tidak hanya melanggar hak-hak konsumen, tetapi juga menunjukkan kurangnya tanggung jawab sosial dan etika bisnis.
“Sebagai penyedia jasa, Indomaret memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang baik dan nyaman kepada konsumen,” tegasnya.
Melarang konsumen berteduh di depan toko mereka, lanjut Hasby Maulana, adalah tindakan yang tidak manusiawi dan tidak sesuai dengan prinsip pelayanan konsumen yang baik.
“Kami menyerukan kepada Indomaret yang berada di depan RSUD Labuan untuk tidak menegur dan melarang dan memberikan akses kepada konsumen untuk berteduh di depan toko mereka. Kami juga meminta Indomaret untuk meningkatkan pelayanan dan tanggung jawab sosial mereka kepada konsumen,” pintanya.
“Kami akan terus memantau dan memperjuangkan hak-hak konsumen untuk mendapatkan pelayanan yang baik dan nyaman. Kami berharap Indomaret dapat memahami dan menghormati hak-hak konsumen,” tandasnya.
Diperoleh informasi, sebelumnya warga yang ditegur sempat memohon agar diberikan waktu sampai hujan reda, namun pihak pelayan Indomaret yang dimaksud tidak mengizinkannya, dengan alasan bahwa dia akan kena teguran oleh pimpinannya. (mul)






