Pandeglang (WBO) – Badan Usaha Milik Desa Jangkar Mandiri Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, pada kegiatan program ketahanan pangan yang dialokasikan dari Dana Desa (DD) memilih kegiatan budidaya ikan lele, dengan sistem menggunakan kolam permanen dari lahan warga yang disewa.
Sebanyak 20 kolam yang dibangun, BUMDes Jangkar Mandiri sedikitnya membudidaya pembesaran ikan lele sebanyak 25.000 ekor.
“Untuk ukuran kolamnya 3 x 4 ada 20 kolam dan per kolam kita isi sebanyak 1000 ekor lebih benih ikan lele” kata Dede Iswanto, Direktur BUMDes Jangkar Mandiri, Selasa (5/7/2025).
“Agar pertumbuhan lele nya bagus kita juga selain menggunakan pakan pelet kita campur juga dengan ikan rincah yang kita dapatkan di pelelangan ikan,” ujarnya.
Ditambahkan Karsidi, SH. selaku Kepala Desa Sidamukti, bahwa sebelumnya ikan runcah yang dimaksud direbus terlebih dahulu.
“Ya setelah kita dapatkan ikan runcahnya agar tidak bau dan jijik ya, ikan runcahnya direbus dulu selanjutnya baru disebar dan program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui usaha produktif yang dikelola secara mandiri oleh BuMDes,” tambah Karsidi.
“Melalui budidaya ikan lele ini, kami ingin menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang usaha baru bagi warga. Ini juga bagian dari komitmen desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),” terangnya.
Karsidi menjelaskan, program budidaya lele ini dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahap I tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp70 juta dari total anggaran Rp270 juta yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan pembangunan desa.
“Selain itu, BuMDes Sidamukti juga akan mengembangkan usaha budidaya keramba kerang hijau yang anggarannya dialokasikan dari Dana Desa tahap II tahun 2025. Pengembangan usaha ini diharapkan dapat melengkapi dan memperluas potensi sektor perikanan di desa,” jelasnya.
Saat ditanya kenapa lebih memilih budidaya ikan lele, Kepala Desa Sidamukti tersebut menyampaikan bahwa kebutuhan konsumen ikan lele sangat banyak.
“Kita lihat saja di pasar terdekat seperti Panimbang, terus Sidamukti itu kebutuhan ikan lele lumayan banyak belum pasar lainnya, untuk pemasaran tidak hawatir,” tandasnya. (mul)






