Pastikan Kandungan Takjil Ramadan Aman, Pemkot Tangerang Uji Sampel di Pasar Lama

- Editorial Team

Senin, 23 Februari 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang (WBO)- Di momentum bulan suci Ramadan, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan uji sampel makanan takjil, di Pasar Lama Tangerang, Senin (23/2/26).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan menyasar pasar-pasar tradisional di 13 kecamatan.

“Berbagai jenis takjil menjadi sasaran pengambilan sampel, seperti bakso, tahu, kerupuk berwarna, otak-otak, kue basah, hingga sirup berwarna mencolok,” papar dr. Dini.

Baca Juga :  Apresiasi KPK Untuk Sachrudin, Dorong Konsistensi Integritas dan Pelayanan Berkualitas

Lanjutnya, sampel tersebut diuji untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang tidak diperbolehkan dalam makanan.

“Fokus kami pada makanan yang warnanya terlalu mencolok, karena berpotensi menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai aturan,” jelasnya.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, tim tidak langsung melakukan penindakan, melainkan melakukan pembinaan dan pengawasan. Pedagang akan diberi informasi serta diarahkan agar mengganti sumber bahan baku yang aman.

“Selain pengujian, Pemkot Tangerang juga menyiapkan label khusus bagi pedagang yang hasil uji sampelnya dinyatakan aman. Label tersebut diharapkan menjadi penanda bagi masyarakat bahwa takjil yang dijual telah melalui pemeriksaan laboratorium,” tutur dr. Dini.

Baca Juga :  Operasi Uji Emisi Digelar 28–30 Oktober, Pemkot Tangerang Targetkan 2.000 Kendaraan Jalani Pemeriksaan

“Dengan adanya label ini, masyarakat bisa merasa lebih tenang saat membeli takjil,” sambungnya.

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih makanan berbuka puasa. Warga diminta berhati-hati terhadap jajanan dengan warna mencolok serta tidak ragu bertanya kepada pedagang mengenai bahan yang digunakan. (Red)

Berita Terkait

Segera Daftar, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi 3 Angkatan
Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat
Kota Tangerang Tembus Finalis Penurunan Pengangguran Tertinggi, Program Gampang Kerja Jadi Andalan
Sabet Dua Award dari BKKBN, Wali Kota: Bangga Kencana Harus Semakin Berdampak
Pemkot Tangerang Optimis Rencana Proyek PSEL Tangerang Raya Direalisasikan Oktober 2027
Pemkot Tangerang Siap Terapkan WFH, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal
Wahidin Halim Pimpin Kunker Komisi VIII, Penyaluran Bansos Kota Tangerang Dipuji
Cobain Seafood Tumpah El-Hanan Food Sangiang Periuk, Pengunjung: “Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima”

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 10:58 WIB

Segera Daftar, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi 3 Angkatan

Jumat, 3 April 2026 - 10:49 WIB

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

Kota Tangerang Tembus Finalis Penurunan Pengangguran Tertinggi, Program Gampang Kerja Jadi Andalan

Rabu, 1 April 2026 - 20:45 WIB

Sabet Dua Award dari BKKBN, Wali Kota: Bangga Kencana Harus Semakin Berdampak

Rabu, 1 April 2026 - 18:05 WIB

Pemkot Tangerang Siap Terapkan WFH, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Jumat, 3 Apr 2026 - 10:49 WIB