Pemkot Tangsel Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Kolaborasi dengan IPB

- Editorial Team

Sabtu, 20 September 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL (WBO) – Perlindungan perempuan dan anak terus menjadi perhatian utama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel). Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menegaskan komitmennya dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk dalam memperkuat ketahanan keluarga, serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan bersama Lembaga Riset Internasional Pembangunan Sosial, Ekonomi dan Kawasan (LRI-PSEK) dan Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB pada Selasa (16/9/2025).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangsel Cahyadi menjelaskan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tercatat di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih menjadi tantangan serius.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari lemahnya ketahanan keluarga, tekanan ekonomi, hingga minimnya pemahaman pola asuh.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlindungan perempuan dan anak membutuhkan kerja sama lintas sektor, baik pemerintah, akademisi maupun masyarakat. Melalui kolaborasi dengan IPB ini, kami ingin menghadirkan solusi berbasis riset untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah kekerasan sejak dini,” ujarnya dari keterangan yang didapat pada Jumat (19/09/2025).

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Raih 2 Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Cahyadi menegaskan, kolaborasi dengan IPB penting karena menghadirkan pendekatan berbasis riset dan data.

Langkah ini sekaligus melengkapi berbagai regulasi yang sudah dimiliki Pemkot Tangsel, di antaranya Perda No. 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Perda No. 1 Tahun 2018 tentang Kota Layak Anak (KLA), serta Perda No. 2 Tahun 2018 tentang Pengarusutamaan Gender.

Cahyadi menegaskan, Pemkot Tangsel akan terus memperkuat program-program perlindungan perempuan dan anak secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan IPB ini dianggap penting karena menghadirkan pendekatan berbasis riset dan data.

“Kerjasama dan sinergitas yang dilakukan oleh pemerintah, akademisi, masyarakat dan seluruh pihak ini nantinya akan meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga, sebagai salah satu upaya pencegahan kekerasan dan pencegahan terjadinya perceraian,” kata dia.

Baca Juga :  Benyamin Sebut Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Melebihi Target

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat Studi Gender IPB Yuliana Eva Riany menekankan pentingnya pendampingan anak dalam penggunaan media sosial untuk mencegah pengaruh negatif, keterlibatan ayah dalam pengasuhan.

Ia juga menekankan perlunya data komprehensif mengenai stunting, kesehatan mental, hingga akses layanan dasar sebagai fondasi kebijakan yang tepat.

“Ke depannya, kami sangat terbuka untuk mengintegrasikan nilai keagamaan secara eksplisit dalam materi, agar pembahasan menjadi lebih holistik dan menyentuh aspek spiritual yang justru menjadi pondasi utama dalam ketahanan keluarga,” jelas Eva.

Lebih jauh, upaya penguatan keluarga juga diarahkan pada aspek ekonomi. Literasi finansial, pengelolaan keuangan bijak, diversifikasi pendapatan, hingga investasi pendidikan dan kesehatan keluarga menjadi strategi utama agar rumah tangga lebih tangguh menghadapi dinamika zaman.(Red)

Berita Terkait

Tangsel Sambut Meriah Kepulangan Tasya, Juara 1 D’Academy 7 Indosiar 2025
Pemkot Tangsel Angkut Sampah Jalanan Secara Bertahap, Prioritaskan Titik Kritis
Tutup Tahun 2025, Pemkot Tangsel Pastikan Pembersihan Sampah di Titik Kritis Tuntas
Pilar Pastikan Kesiapsiagaan Nataru di Tangsel, Imbau Warga Soal Keamanan Rumah hingga Penitipan Kendaraan
Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Penanganan Darurat Sampah dan Penghormatan Hak Warga Cipeucang
Pilar Tinjau Perayaan Malam Natal, Pastikan Ibadah Berjalan Aman dan Khidmat
Pemkot Tangsel Bangun Beronjong dan Ground Tank Serpong Green Park, Progres Capai 90 Persen
Pemkot Tangsel Pastikan Solusi Konkret Pasca Warga Protes Penutupan TPA Cipeucang

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:39 WIB

Tangsel Sambut Meriah Kepulangan Tasya, Juara 1 D’Academy 7 Indosiar 2025

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:30 WIB

Pemkot Tangsel Angkut Sampah Jalanan Secara Bertahap, Prioritaskan Titik Kritis

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:26 WIB

Tutup Tahun 2025, Pemkot Tangsel Pastikan Pembersihan Sampah di Titik Kritis Tuntas

Kamis, 25 Desember 2025 - 01:08 WIB

Pilar Pastikan Kesiapsiagaan Nataru di Tangsel, Imbau Warga Soal Keamanan Rumah hingga Penitipan Kendaraan

Kamis, 25 Desember 2025 - 01:05 WIB

Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Penanganan Darurat Sampah dan Penghormatan Hak Warga Cipeucang

Berita Terbaru

Lebak Pandeglang

Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang Siap Dibangun

Selasa, 13 Jan 2026 - 07:17 WIB

Kota Tangerang

Rapat Evaluasi Perdana, Sachrudin Tegaskan Tahun 2026 Tahun Kualitas

Senin, 12 Jan 2026 - 20:50 WIB