Pra-Musrenbang Tematik Digelar, Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tekan Stunting

- Editorial Team

Senin, 6 April 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIPUTAT (WBO) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan evaluasi serta memperkuat sinergi multisektor dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menegaskan bahwa Pemkot Tangsel terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting.

“Hari ini kita bisa berkumpul kembali dalam rangka menyatukan visi dan misi serta menyamakan frekuensi untuk melakukan pembahasan dan perencanaan Pra-Musrenbang dengan tematik stunting,” kata Bambang saat membuka Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar Bappelitbangda Kota Tangsel di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Lantik 853 PPPK Tahap II, Benyamin Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN

Bambang menuturkan, target penurunan angka stunting di Kota Tangsel terbilang cukup tinggi, yakni sekitar 7,54 persen pada tahun 2026 dan 7,05 persen pada tahun 2027.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan dan pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, yang tertuang dalam rencana pembangunan Kota Tangsel.

“Di Pra-Musrenbang inilah yang saya harapkan ada keterbukaan dan evaluasi yang objektif, sehingga target yang tadi disampaikan menjadi rasional dan bisa kita capai. Ini pasti akan menjadi salah satu program prioritas yang harus berjalan dan harus mencapai target,” tutur Bambang.

Baca Juga :  Pemkot Apresiasi Polres Tangsel Bangun SPPG: Perluas MBG dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat

“Penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan,” sambungnya.

Untuk mencapai target penurunan angka stunting tersebut, Bambang menegaskan bahwa tidak bisa hanya dibebankan kepada kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, komunikasi lintas sektor antara koordinator di lapangan dengan dinas teknis penanganan stunting harus berjalan lancar.

“Saya berharap pola komunikasi dan koordinasi ini benar-benar dapat tercipta di dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tangerang Selatan,” ungkap Bambang.(Red)

Berita Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran
Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK
Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik
Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel
Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026
Pemkot Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK

Selasa, 14 April 2026 - 10:38 WIB

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 10:35 WIB

Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik

Selasa, 14 April 2026 - 10:33 WIB

Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:27 WIB