Resmi Beroperasi di Pasar Ciputat Tangsel, Pos Kesehatan Merah Putih Permudah Warga Berobat Gratis

- Editorial Team

Senin, 16 Februari 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIPUTAT (WBO) – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel ) Pilar Saga Ichsan bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia (RI) dr. Benyamin Paulus meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto yang berada di Ciputat, pada Sabtu (14/02/2026).

Peresmian yang digelar di Jalan H. Usman, kawasan Pasar Ciputat ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pilar menyampaikan apresiasi atas terwujudnya Pos Kesehatan Merah Putih di kawasan strategis tersebut. Menurutnya, kehadiran pos kesehatan di tengah kawasan perniagaan bersejarah seperti Pasar Ciputat akan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat dan pedagang.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami mengucapkan terima kasih atas program luar biasa ini. Pos Kesehatan Merah Putih menjadi bentuk nyata bagaimana layanan kesehatan bisa semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan Pasar Ciputat merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi tertua di Tangerang Selatan yang telah ada sejak masa sebelum kemerdekaan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama DPRD terus melakukan penataan kawasan agar semakin tertib dan nyaman, termasuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang memadai.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan

Pilar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sebelumnya telah menjalankan program layanan kesehatan keliling bertajuk “Ngider Sehat”. Program tersebut menghadirkan tenaga kesehatan yang melakukan kunjungan door to door setiap hari di satu kelurahan, menggunakan dua kendaraan motor yang diisi nakes dan dokter.

“Selain pos kesehatan, kami sudah punya program Ngider Sehat. Setiap hari ada tenaga kesehatan yang keliling dari rumah ke rumah. Dengan hadirnya Pos Kesehatan Merah Putih ini, akses kesehatan bagi masyarakat di kawasan perniagaan Ciputat menjadi semakin mudah,” jelasnya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik, gratis, dan cepat bagi masyarakat.

Pilar juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat.

Sementara itu, Wamenkes RI dr. Benyamin Paulus menjelaskan bahwa Pos Kesehatan Modular ini dibangun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Baca Juga :  Tangsel Sabet 4 Penghargaan Bidang Stunting, TBC dan Kesehatan, Bukti Komitmen Jaga Masyarakat Sehat

Menurutnya, selama lebih dari 35 tahun sebagai dokter, ia jarang menemukan masyarakat yang datang hanya untuk pemeriksaan kesehatan preventif.

“Sebagian besar penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi dipengaruhi faktor keturunan, bahkan mencapai sekitar 90 persen. Jika tidak ditangani dalam 3 sampai 5 tahun, penyakit ini bisa merusak pembuluh darah dan menyebabkan komplikasi serius seperti gagal ginjal, serangan jantung, hingga stroke,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya beban pembiayaan kesehatan negara. Biaya cuci darah pada 2020 tercatat sekitar Rp2,3 triliun dan melonjak menjadi lebih dari Rp13 triliun pada 2025, sementara pembiayaan penyakit jantung mencapai sekitar Rp17 triliun.

“Kalau kita hanya fokus pada pengobatan, negara tidak akan sanggup. Pencegahan jauh lebih murah dan menyelamatkan,” tegasnya.

Pos Kesehatan Merah Putih sengaja ditempatkan di kawasan pasar dan pusat keramaian agar masyarakat bisa memeriksakan kesehatan sambil beraktivitas ekonomi.

“Tekanan darah tinggi yang tidak diobati bisa merusak organ tubuh dalam waktu singkat. Karena itu, pemeriksaan harus mudah dijangkau,” tutupnya.(Red)

Berita Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran
Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK
Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik
Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel
Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026
Pemkot Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK

Selasa, 14 April 2026 - 10:38 WIB

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 10:35 WIB

Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik

Selasa, 14 April 2026 - 10:33 WIB

Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:27 WIB