Sekda Dorong Organisasi Wanita Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Pencegahan Stunting

- Editorial Team

Jumat, 8 Agustus 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG (WBO) – Sekretaris Daerah (Sekda) Soma Atmaja membuka acara Gerakan Cegah Stunting Kabupaten Tangerang yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (6/8/25).

Dalam sambutannya, Sekda Soma yang hadir mewakili Bupati Tangerang mendorong organisasi-organisasi wanita dan organisasi lainnya untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan stunting, khususnya di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap melalui organisasi tempat ibu-ibu semua bernaung, seperti Aisyiyah, Muslimat NU, BKMT, Forum Kader, Bhayangkari, Persit, dan lainnya dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya pencegahan stunting, khususnya di lingkungan masing-masing,” ujar Soma.

Menurut dia, program percepatan pencegahan dan penurunan Stunting melibatkan banyak pihak, lintas sektor yang menjadi kekuatan besar dalam pelaksanaannya. Peran wanita, khususnya para ibu sangat strategis dan dibutuhkan untuk menanamkan kesadaran, membangun kepedulian, dan mendorong perilaku hidup sehat sejak dini di tengah masyarakat.

“Bergandengan tangan dalam konteks pencegahan stunting bukan sekadar slogan, melainkan sebuah prinsip esensial yang menjadi kunci keberhasilan. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting untuk menurunkan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wali Kota Tangerang Tanda Tangani Pembaharuan Perjanjian Hibah Aset Antar Perumdam

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen yang sangat kuat dalam upaya percepatan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menurunkan angka stunting adalah dengan menggalakkan Gerakan Cegah Stunting, tidak hanya melalui penyuluhan dan sosialisasi, tetapi juga dengan intervensi langsung kepada sasaran strategis, khususnya ibu hamil dan balita.

“Berdasarkan hasil kegiatan Grebek Posyandu tahun 2025, persentase balita yang mengalami stunting tercatat sebesar 7,3%, atau setara dengan 15.175 balita secara absolut,” ungkapnya.

Dia berharap dengan komitmen, dedikasi dan sinergi yang kuat dan berkelanjutan dapat meningkatkan status gizi masyarakat serta menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang, demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sementara itu, Sekdis Kesehatan, dr. Sri Indriyani, M.K.M. melaporkan bahwa Gerakan Cegah Stunting dengan tema ‘Bersama Cegah Kasus Baru Stunting’ bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Stunting, dampak dan langkah-langkah pencegahannya.

Baca Juga :  Perangi Narkoba, BNK Tangerang Gandeng Kepala Desa Wujudkan "Desa Bersinar

“Kegiatan ini dilaksanakan 2 kali, pada hari Senin dan Rabu hari ini, dengan jumlah 250 peserta yang berasal dari berbagai organisasi wanita, Forum Posyandu, kader dan tenaga pelaksana gizi Puskesmas,” jelas Sri Indriyani.

Dia menambahkan bahwa upaya pencegahan Stunting di Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 direncanakan menyasar sekitar 6.520 balita dan 900 ibu hamil dengan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bersumber dari APBD. Sedangkan dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kemenkes, PMT lokal akan diberikan kepada 6.333 balita dan 1.790 ibu hamil.

“Jadi total penerima 12.823 balita dan 2.690 ibu hamil. Selain itu juga tersedia Pangan Kebutuhan Medis Khusus (PKMK) untuk balita Stunting dan Pangan Diet Khusus (PDK) untuk balita gizi kurang dan formula untuk tata laksana balita gizi buruk,” imbuhnya.(Red)

Berita Terkait

Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak
Bupati Tangerang Tutup Kejuaraan Sepak Bola GMT Cup U-10 dan U-12
Penghargaan Perlindungan Konsumen 2025, Pemkab Tangerang Raih Predikat Pasar Tertib Ukur
Bupati Tangerang Buka Seminar Rekomendasi Penerapan JBM
Eliminasi TBC, Bupati Maesyal Pertegas Komitmen Bersama Perkuat Peran Desa Siaga
Festival Rasa dan Nada 2025 Ditutup, UMKM Tangerang Tunjukkan Potensi Besar
Wabup Intan Minta Sekolah Jadi Lingkungan Yang Aman, Toleran dan Menghargai Keberagaman
Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Resmikan LPK dan Adis Mart

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:36 WIB

Bapenda Banten Dorong Kolaborasi Provinsi–Kabupaten/Kota Optimalkan Opsen Pajak

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:39 WIB

Bupati Tangerang Tutup Kejuaraan Sepak Bola GMT Cup U-10 dan U-12

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:36 WIB

Penghargaan Perlindungan Konsumen 2025, Pemkab Tangerang Raih Predikat Pasar Tertib Ukur

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:34 WIB

Bupati Tangerang Buka Seminar Rekomendasi Penerapan JBM

Senin, 24 November 2025 - 21:20 WIB

Eliminasi TBC, Bupati Maesyal Pertegas Komitmen Bersama Perkuat Peran Desa Siaga

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tingkatkan Layanan Publik, Sachrudin Ajak Kepala OPD Belajar AI

Kamis, 4 Des 2025 - 23:48 WIB