Pandeglang (WBO) – Sebanyak 382 siswa kelas VII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Labuan mengikuti Masa Orientasi Pramuka (MOP) Gugus Depan: 15.103/15.105., bertempat di lapangan milik aset sekolah Bumi Perkemahan SMPN 2 Labuan, Rabu (6/8/2025).
Menariknya, yang menjadi kepanitiaan kegiatan adalah kakak kelasnya kelas VIII dan IX sebanyak 57 orang dan dari 57 mendampingi adik-adiknya sebanyak 1 regu yang berjumlah 8 sampai 10 orang.
Nurofiqoh, S.Pd, Kakak Pembina penggalang Putri mengatakan, para peserta yang mengikuti kegiatan masa orientasi pramuka pada hari ini merupakan siswa baru yang dinyatakan berhasil masuk ke SMPN 2 Labuan. Masa orientasi pramuka ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah setiap tahun sebagai ajang tradisi atau kebiasaan dalam menyambut siswa baru dengan mengadakan kegiatan kepramukaan.
“Ini sebetulnya tradisi sekolah yang rutin diadakan setiap tahun sebagai bentuk penerimaan terhadap para siswa baru dengan kegiatan pramuka seperti ini,” kata Nurofiqoh, S.Pd.
Sementara itu, Adi Mulyadi, SE, Kakak Pembina Laki-laki menambahkan bahwa kegiatan ini sangat tepat karena mengajarkan anak-anak tentang kedisiplinan, kemandirian, menambah wawasan dan kepekaan akan lingkungan kemasyarakatan.
“Di samping mengenal pramuka di SMPN 2 Labuan, anak-anak juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, kreatif, cinta lingkungan dan cinta negara,” ucapnya.
Kegiatan MOP dilakukan selama tiga hari, dimulai pada 4 Agustus 2025 hingga Rabu 6 Agustus 2025, bertempat di lapangan SMPN 2 Labuan, dengan berbagai agenda kegiatan mulai dari pembekalan materi hingga jelajah alam.
“Kegiatannya selama tiga hari mulai hari ini (Senin, red) hingga Rabu nanti dengan berbagai kegiatan, para peserta akan diberikan sejumlah materi oleh para narasumber, diantaranya dari badan SAR (Safe And Resque) nasional (BASARNAS). Dilanjut dengan jelajah alam, malam terakhir seperti biasa ada api unggun, besok paginya dilanjut dengan prosesi pelantikan dan persiapan untuk pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya.
“Intinya dalam MOP ini yang penting anak-anak have fun, gembira dan tertarik pada kegiatan kepramukaan,” pungkasnya.
Selaku Kakak pembina laki-laki, Adi juga menjelaskan bahwa konsep acara ppi unggun berbeda dengan konsep setiap tahun dan ia pun sangat bersyukur karena SMPN 2 Labuan mempunyai lahan lapang sendiri yang begitu luas.
“Konsep api unggun kali ini berbeda, ini lebih bagus dan alhamdulillah barangkali dari sekian sekolah SMP yang ada di Kanu Pandeglang, salah satunya SMPN 2 Labuan ini yang mempunyai lahan luas milik sendiri, jadi di bumi perkemahan tidak harus ke jauh dan untuk kegiatan olah raga juga sangat mendukung,” tandasnya. (mul)






