TPT Kota Tangerang 2025 Turun, Pengamat Apresiasi Kebijakan Ketengakerjaan Pemkot

- Editorial Team

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang (WBO)- Kota Tangerang mencatat capaian positif di sektor ketenagakerjaan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data pemerintah kota, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diproyeksikan turun ke angka sekitar 5,89 persen pada tahun 2025 dari posisi sebelumnya 5,92 persen pada 2024.

Penurunan TPT ini menunjukkan keberhasilan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memperluas lapangan kerja dan menguatkan program ketenagakerjaan yang dirangkum dalam Program Gampang Kerja antara lain mencakup kebijakan pelatihan kerja, fasilitasi penempatan tenaga kerja, dukungan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kolaborasi intens dengan pelaku industri dan lembaga pendidikan vokasi.

Pengamat kebijakan public Adib Miftahul, menilai keberhasilan menurunkan TPT tidak lepas dari strategi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Turunnya angka pengangguran di Tangerang merupakan refleksi dari kebijakan ketenagakerjaan yang bukan hanya bersifat program sesaat, tetapi terintegrasi dan dilakukan secara konsisten,” ujar Adib, Selasa (30/12/2025).

 

Menurutnya, Pemkot Tangerang tidak hanya fokus pada penyerapan tenaga kerja formal, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan sektor informal dan kewirausahaan sebagai bagian dari penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga :  Belanja di 'Gampang Sembako On The Road' Kota Tangerang Bisa Menghemat Pengeluaran

“Program pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri, job fair rutin, pelatihan kewirausahaan. Ini bukan sekadar menempatkan orang bekerja, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang relevan,” kata Adib.

Adib, juga menilai posisi geografis Kota Tangerang yang strategis sebagai kawasan penyangga industri dan jasa turut memberikan peluang besar. Namun, ia menegaskan bahwa faktor penentu utama tetap terletak pada kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola potensi tersebut melalui kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan pasar kerja.

“Potensi itu harus diimbangi dengan program yang mampu menjembatani pencari kerja dan kebutuhan dunia industri. Tangerang relatif berhasil dalam hal ini,” jelasnya.

Program layanan ketenagakerjaan berbasis digital, juga dinilai turut mempercepat proses pencocokan antara pencari kerja dan perusahaan, terutama melalui penyampaian informasi lowongan yang lebih transparan dan mudah diakses.

Baca Juga :  Peluncuran DBPK, Sachrudin: Pembangunan Kependudukan Harus Fokus pada Kualitas

Adib, juga mengapresiasi peran kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, yang di mata pengamat terus menjaga fokus kebijakan pada isu-isu fundamental seperti ketenagakerjaan.

“Ketenagakerjaan adalah isu strategis karena langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Penurunan TPT juga memperlihatkan stabilitas sosial yang lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan tantangan ke depan tetap ada, terutama di tengah dinamika global dan perubahan struktur ekonomi. Karena itu, keberlanjutan dan peningkatan kualitas program ketenagakerjaan harus terus dijaga agar tren penurunan pengangguran dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.

“Penurunan TPT ini penting, namun lebih penting lagi memastikan kualitas pekerjaan dan kemampuan tenaga kerja menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Dengan pencapaian ini, penurunan tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 dinilai menjadi indikator penting keberhasilan Pemkot Tangerang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat luas. (Red)

Berita Terkait

Maryono Tegaskan Tertib Administrasi sebagai Pilar Ketahanan Pelayanan Publik
Peserta Program Jaminan Kesehatan Kota Tangerang Ditargetkan Sentuh 450 Ribu Penduduk di Tahun 2026
Upaya Tekan Pengangguran, Disnaker Kota Tangerang Gandeng PT Bumi Berkah Boga Gelar Rekrutmen Massal
Sepanjang 2025, Pemkot Tangerang Catat 15 Klaim Asuransi Pohon Tumbang Dicairkan
Rapat Evaluasi Perdana, Sachrudin Tegaskan Tahun 2026 Tahun Kualitas
Belum Ditemukan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Layanan Kesehatan Siaga
Sambut HUT ke-33 Kota Tangerang, Kecamatan Larangan Gelar Pelayanan Keliling dan Cek Kesehatan Gratis
Operasi Peredaran Miras Digencarkan, Satpol PP Kota Tangerang Sita 144 Botol Miras di Karawaci

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:41 WIB

Maryono Tegaskan Tertib Administrasi sebagai Pilar Ketahanan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Peserta Program Jaminan Kesehatan Kota Tangerang Ditargetkan Sentuh 450 Ribu Penduduk di Tahun 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:35 WIB

Upaya Tekan Pengangguran, Disnaker Kota Tangerang Gandeng PT Bumi Berkah Boga Gelar Rekrutmen Massal

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:32 WIB

Sepanjang 2025, Pemkot Tangerang Catat 15 Klaim Asuransi Pohon Tumbang Dicairkan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:50 WIB

Rapat Evaluasi Perdana, Sachrudin Tegaskan Tahun 2026 Tahun Kualitas

Berita Terbaru

Tangsel

Dinkes Tangsel Imbau Masyarakat Waspadai Super Flu

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:55 WIB

Kabupaten Tangerang

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, BKPSDM Musnahkan Ribuan Arsip Inaktif

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:46 WIB