Kota Tangerang (WBO)- Warga Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menyampaikan laporan terkait dugaan perselisihan yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk individu yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aparatur pemerintah daerah.
Laporan tersebut disampaikan oleh Ketua RW 06 bersama Jaro setempat, sebagai tindak lanjut atas pengaduan warga bernama Amirrudin serta masukan dari tokoh masyarakat setempat.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah lapak barang bekas di wilayah Desa Curug Sangereng. Dalam kejadian tersebut, beberapa pihak berada di lokasi, antara lain Amirrudin sebagai pengunjung, Eva sebagai karyawan lapak, serta Rudy yang diketahui sebagai penyewa lahan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, situasi bermula saat Amirrudin berada di lokasi untuk beristirahat. Selanjutnya, terjadi interaksi antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan atas lahan, yang kemudian berkembang menjadi ketegangan di lokasi.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar serta aparat lingkungan. Pada saat itu, situasi dipandang sebagai bagian dari dinamika antara pemilik lahan dan penyewa, dan telah diupayakan penyelesaian sementara secara musyawarah di tempat kejadian.
Seusai kejadian, laporan disampaikan kepada pengurus wilayah dengan dilengkapi dokumentasi pendukung. Hal ini kemudian menjadi perhatian warga yang berharap adanya penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Sejumlah warga juga menyampaikan harapan agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan secara baik, dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi dengan perangkat wilayah, serta menjaga kondusivitas lingkungan.
“Kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijak dan mengutamakan musyawarah dengan melibatkan unsur RT/RW serta pihak terkait,” ujar perwakilan warga.
Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat berharap adanya klarifikasi dan tindak lanjut dari instansi terkait guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan kepastian bagi सभी pihak.
Warga Desa Curug Sangereng menegaskan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan masyarakat.
“Lingkungan yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk saling menghormati dan menyelesaikan setiap persoalan secara proporsional,” kata warga.(77*)






