Warga Kota Tangerang Diimbau Waspada Penyakit Leptospirosis Saat Musim Hujan

- Editorial Team

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang (WBO)- Pemerintah Kota Tangerang mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis, terutama saat musim hujan dan banjir seperti saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi urine hewan, khususnya tikus, dan dapat menimbulkan gejala serius jika tidak ditangani dengan cepat.

“Musim hujan dan banjir meningkatkan risiko penularan leptospirosis karena genangan air yang tercemar dapat menjadi media penyebaran bakteri penyebab penyakit ini. Kami mengimbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan air banjir,” imbau dr. Dini, Kamis (22/1/26).

Baca Juga :  Atasi Permasalahan Sampah, Rencana Relokasi TPS Pasar Rubuh Cipondoh Temui Titik Terang

Ia menambahkan, bahwa pihak pemerintah akan terus melakukan penyuluhan dan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi rawan banjir untuk menekan risiko penyebaran leptospirosis.

”Jika ada genangan atau banjir, kami imbau masyarakat untuk menjaga kesehatan diri. Bukan malah main banjir-banjiran, karena itu membahayakan untuk kesehatan jangka panjang,” katanya.

Baca Juga :  Percepat Tindak Lanjut Hasil Pengawasan, Sachrudin: Inspektorat Jangan Hanya Menunggu

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan oleh Dinas Kesehatan antara lain:
• Menggunakan sepatu atau pelindung kaki saat melewati genangan air banjir.
• Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dari sampah yang dapat menjadi sarang tikus.
• Mencuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan air atau tanah yang mungkin terkontaminasi.
• Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, atau muntah. (Red)

Berita Terkait

Segera Daftar, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi 3 Angkatan
Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat
Kota Tangerang Tembus Finalis Penurunan Pengangguran Tertinggi, Program Gampang Kerja Jadi Andalan
Sabet Dua Award dari BKKBN, Wali Kota: Bangga Kencana Harus Semakin Berdampak
Pemkot Tangerang Optimis Rencana Proyek PSEL Tangerang Raya Direalisasikan Oktober 2027
Pemkot Tangerang Siap Terapkan WFH, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal
Wahidin Halim Pimpin Kunker Komisi VIII, Penyaluran Bansos Kota Tangerang Dipuji
Cobain Seafood Tumpah El-Hanan Food Sangiang Periuk, Pengunjung: “Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima”

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 10:58 WIB

Segera Daftar, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi 3 Angkatan

Jumat, 3 April 2026 - 10:49 WIB

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

Kota Tangerang Tembus Finalis Penurunan Pengangguran Tertinggi, Program Gampang Kerja Jadi Andalan

Rabu, 1 April 2026 - 20:45 WIB

Sabet Dua Award dari BKKBN, Wali Kota: Bangga Kencana Harus Semakin Berdampak

Rabu, 1 April 2026 - 18:05 WIB

Pemkot Tangerang Siap Terapkan WFH, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Tak Cuma Predikat, Maryono: KLA Harus Dirasakan di Tengah Masyarakat

Jumat, 3 Apr 2026 - 10:49 WIB