Waspada Manipulasi Foto AI, Diskominfo Kota Tangerang Imbau Masyarakat Jaga Jejak Digital

- Editorial Team

Senin, 19 Januari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang (WBO)- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang meminta masyarakat untuk mewaspadai tren penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk memanipulasi foto menjadi konten asusila. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko pelanggaran privasi dan pencemaran nama baik melalui rekayasa digital yang semakin sulit dibedakan dengan aslinya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mugiya Wardhany menyampaikan, bahwa perkembangan teknologi AI membawa manfaat besar, namun di sisi lain memiliki risiko tinggi jika digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak nama baik atau melanggar privasi seseorang.

“Korban dari manipulasi AI ini bisa siapa saja. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih bijak dalam mengelola jejak digital. Kontrol privasi adalah perlindungan terbaik di era digital saat ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Uji Emisi Digelar 28–30 Oktober, Pemkot Tangerang Targetkan 2.000 Kendaraan Jalani Pemeriksaan

Lebih lanjut, Diskominfo menyarankan agar warga secara berkala memeriksa pengaturan privasi di setiap platform media sosial dan memastikan bahwa akses pihak ketiga terhadap data pribadi tetap dalam kondisi nonaktif.

“Jangan anggap remeh unggahan foto wajah berkualitas HD. Teknologi AI bekerja optimal pada foto jernih, sehingga risiko manipulasi menjadi sangat besar. Gunakanlah filter atau ambil foto dari jarak jauh demi keamanan privasi,” tegasnya.

Berikut beberapa ciri foto hasil manipulasi AI, antara lain :
1. Wajah & Mata: Sorot mata terlihat “mati” atau tidak fokus, kedipan tidak natural, serta tekstur kulit yang terlalu mulus seperti plastik.

Baca Juga :  Liga Santri Kota Tangerang Mulai Bergulir

2. Detail Tangan & Aksesoris: Jumlah jari yang tidak normal (lebih atau kurang dari lima), serta bentuk anting atau perhiasan yang tidak simetris atau tampak “menembus” kulit.

3. Latar Belakang & Objek: Pencahayaan yang tidak konsisten antara objek dan latar, serta teks pada pakaian atau kemasan yang acak dan tidak terbaca.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan alat deteksi gratis seperti hivemoderation.com, sightengine.com atau truemedia.org untuk mengecek keaslian sebuah gambar.

“Mari kita bersama-sama menjaga ruang digital Kota Tangerang yang aman, sehat, dan produktif dengan tidak menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Layanan Kelas Dunia Hadir di Tangerang, Sachrudin: Siap Dukung Wisata Medis Banten
Pimpin Rapat Evaluasi, Sachrudin-Maryono: Respons Lebih Cepat dan Monitoring Kota 24 Jam
Pemkot Tangerang Gandeng 33 Rumah Sakit Swasta, Perkuat Pencegahan dan Pengandalian Penyakit
Usai Terdeteksi Pencemaran, Pemkot Tangerang Intensif Pantau Kualitas Air Cisadane Setiap Jam
Rayakan Hari Pers, Wali Kota Tangerang Potong Tumpeng dan Jenguk Wartawan yang Alami Kecelakaan
Momen Pekan Panutan Pajak–HPN, Sachrudin Ajak ASN Perkuat Budaya Keteladanan
Dialog Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers
Perbaiki Lubang Jalan Benteng Betawi, Pemkot Tangerang: Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Layanan Kelas Dunia Hadir di Tangerang, Sachrudin: Siap Dukung Wisata Medis Banten

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:18 WIB

Pimpin Rapat Evaluasi, Sachrudin-Maryono: Respons Lebih Cepat dan Monitoring Kota 24 Jam

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:47 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng 33 Rumah Sakit Swasta, Perkuat Pencegahan dan Pengandalian Penyakit

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:44 WIB

Usai Terdeteksi Pencemaran, Pemkot Tangerang Intensif Pantau Kualitas Air Cisadane Setiap Jam

Senin, 9 Februari 2026 - 19:05 WIB

Momen Pekan Panutan Pajak–HPN, Sachrudin Ajak ASN Perkuat Budaya Keteladanan

Berita Terbaru