Kota Tangerang (WBO)- Pemerintah Kota Tangerang menyatakan kesiapan dalam menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) sebagai bagian dari langkah strategis untuk mendorong efisiensi anggaran dan energi, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa penerapan WFH justru menjadi momentum untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi.
“Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh anjuran penerapan WFH sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran dan energi. Namun demikian, kami pastikan kebijakan ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Sachrudin, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang saat ini telah didukung ratusan aplikasi yang memungkinkan aktivitas pemerintahan tetap berjalan optimal meski dilakukan secara jarak jauh.
“WFH menjadi momentum untuk memperkuat pola kerja yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi, tanpa mengurangi profesionalitas serta produktivitas aparatur,” lanjutnya.
Dalam implementasinya, Pemkot Tangerang juga akan mengoptimalkan sistem kerja hybrid serta memperkuat layanan digital guna memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik secara cepat, mudah, dan transparan.
“Layanan publik harus tetap menjadi prioritas. Karena itu, kami terus mengoptimalkan sistem kerja hybrid dan layanan digital agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” jelasnya.
Sachrudin menambahkan, kebijakan WFH akan diterapkan secara terukur dan disertai evaluasi berkala guna memastikan efektivitas serta keberlanjutannya.
“Kebijakan ini akan dilaksanakan secara terukur dan dievaluasi secara berkala, sehingga manfaat efisiensi dapat dirasakan tanpa mengganggu kinerja pemerintahan maupun pelayanan publik,” tutupnya.(77*)






