Pilar Tegaskan Penanganan Stunting Harus Jadi Gerakan Bersama hingga RT/RW

- Editorial Team

Minggu, 14 September 2025 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIPUTAT (WBO) – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan bahwa penanganan stunting di Tangsel tidak boleh hanya menjadi urusan satu dinas, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dan pemerintah hingga ke tingkat RT/RW.

Hal itu disampaikan Pilar saat membuka acara publikasi stunting Kota Tangsel di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (12/9/2025).

“Kita harus sama-sama menangani masalah stunting ini. Jadi tidak ada lagi ego sektoral, misal saya dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya dari dinas kesehatan, saya dari dinas perempuan dan anak, saya dari organisasi ini itu, tidak ada yang seperti itu. Penanganan stunting harusnya satu tim, kita solid semua hingga lurah dan camat harus bisa bergerak untuk menangani masalah stunting,” tegas Pilar.

Baca Juga :  Sekda Tangsel: HUT ke-80 RI Jadi Momentum ASN Tingkatkan Kinerja untuk Masyarakat

Ia menekankan, lurah dan camat beserta RT/RW setempat harus lebih proaktif dalam memantau kondisi warganya, terutama ibu hamil dan balita.

Pilar juga meminta Dinas Kesehatan bersama perangkat daerah lain untuk memperkuat koordinasi, termasuk melalui forum diskusi rutin dengan stakeholder terkait.

Menurutnya, stunting erat kaitannya dengan kondisi ekonomi keluarga. Oleh karena itu, solusi tidak hanya berupa intervensi kesehatan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat agar keluarga mampu memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Stunting ini adalah masalah serius, bukan sekadar angka penilaian. Jangan sampai ada keluarga di Tangsel yang tertinggal hanya karena masalah gizi. Penanganannya harus sejak dari ibu hamil, karena kualitas gizi anak ditentukan sejak dalam kandungan,” ujar Pilar.

Baca Juga :  Warga Sambut Gembira Proyek PSEL akan Segera Dibangun

Pemkot Tangsel menargetkan angka stunting dapat terus ditekan hingga mendekati nol pada 2026. Ia menegaskan, target ini harus dicapai dengan kerja nyata, bukan hanya laporan administratif.

“Kalau tahun depan kita masih menemukan kasus baru, artinya kita abai. Kita harus buktikan Tangsel bisa keluar dari radar isu stunting. Sebagai kota maju, masalah ini seharusnya sudah selesai,” kata Pilar.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, organisasi profesi kesehatan, kader posyandu, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta stakeholder terkait lainnya.(Red)

Berita Terkait

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK
Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik
Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel
Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026
Pemkot Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir
Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Siap Saji dan Logistik untuk Warga Terdampak Bencana

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK

Selasa, 14 April 2026 - 10:38 WIB

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 10:33 WIB

Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel

Selasa, 14 April 2026 - 10:30 WIB

Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat

Selasa, 14 April 2026 - 10:27 WIB

Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026

Berita Terbaru