Banten (WBO)- Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak serikat buruh untuk terus memperkuat persatuan serta menjaga hubungan industrial yang harmonis. Hal itu dinilai penting guna menjaga iklim investasi di Provinsi Banten tetap kondusif, di tengah dinamika dan eskalasi global yang kian meningkat.
Pesan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri acara halalbihalal keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea (AGN), yang digelar di KMK Global Sport, Kawasan Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Dewan Penasehat KSPSI AGN Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea beserta jajaran, Chief Operating Officer (COO) PT KMK Global Sport Jimmy Syang, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.
Dimyati menegaskan, harmonisasi antara pekerja dan pengusaha menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan hubungan industrial secara adil dan saling menguntungkan. Dengan demikian, aktivitas industri dapat terus berjalan, sementara para pekerja tetap mendapatkan kepastian kerja.
“Insya Allah, Banten ini saya pastikan sebagai daerah yang ramah terhadap investor. Berbagai kemudahan dan percepatan perizinan juga terus kami lakukan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten saat ini fokus pada penciptaan lapangan kerja melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat, tidak hanya dalam skema tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
“Sinergi dengan jajaran TNI dan Polri juga sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat KSPSI AGN yang juga Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga iklim investasi di tengah tantangan global, melalui sinergi yang baik antara pekerja dan pelaku industri.
“Kalau ada persoalan, selesaikan dengan baik. Duduk bersama dan komunikasi,” katanya.
Lebih lanjut, Listyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, bersama ratusan ribu pekerja dari berbagai serikat.
“Saya juga mengajak kalangan industri untuk ikut meramaikan May Day sebagai bentuk perayaan bersama. Kita ingin menunjukkan bahwa hubungan pekerja dan pengusaha di Indonesia terjalin dengan baik,” ujarnya.
Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea menambahkan, selain menghadiri peringatan May Day, Presiden Prabowo juga direncanakan meresmikan Monumen Marsinah sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan kaum buruh di Indonesia.
“Termasuk nanti akan ada kabar baik yang menjadi angin segar bagi pekerja dan buruh,” pungkasnya.






