Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Nasional Carita-Pandeglang yang Hancur

- Editorial Team

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Warga Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, merasa resah dengan kondisi jalan nasional yang hancur penuh lubang. Pasalnya, jalan yang setiap waktu dilewati itu kerap terjadi kecelakaan.

“Padahal waktu akhir Desember 2025 sekitar pas Natalan gak salah ada sebagian yang ditambal itu oleh Dinas atau Pemerintah terkait, tapi kita perhatikan belum juga seminggu sudah hancur lagi. Aneh, pas tahun baru juga itu saya khawatir ramai pengunjung terus terjadi kecelakaan,” ujar Uu Jhoni, warga Desa Sukarame Kecamatan Carita, Rabu (7/1/2026).

“Bahkan selain melihat masyarakat yang melintas jatuh, keluarga saya juga pernah jadi korban jatuh gara-gara jalan yang hancur dan berlubang. Bagaimana itu pertanggung jawabannya? belum seminggu ditambal yang sebagian kok malah jadi hancur lagi. Seperti apa kualitasnya kaya yang asal-asalan gitu,” ungkap Uu Jhoni dengan nada kesalnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Rencana Pengadaan Lahan Parkir RSUD Labuan, Warga: Intinya Masyarakat Jangan Dirugikan!

Uu Jhoni yang juga aktif sebagai Ketua DPAC Carita Organisasi Kemasyarakatan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) juga menyebutkan beberapa titik lokasi jalan nasional yang rusak dan harapannya.

“Lokasi yang rawan karena rusak parah itu di Jembatan Citajur Cibenda, depan Indomaret kampung Sangiang, depan penginapan pada suka, depan sunset atau penginapan paniisan dan sekitarnya sampai arah labuan, saya tahu karena saya juga aktif sebagai ketua komunitas YRK yaitu Yamaha RX king bersatu Labuan Banten, dan harapan saya jalan tersebut segera dibangun, jangan ditambal, baiknya dicor,” harapnya.

Hal senada disampaikan Yayan, selaku warga Carita dan pimpinan Lembaga Al Jagur mengenai jalan nasional yang rusak dan penuh lubang tersebut.

Baca Juga :  Pembangunan Puskesmas Tanpa Papan Nama

“Bukan hanya di situ, di Jembatan Kampung Mataram dan Kampung Cilurah parah berlobang, termasuk sekitar Jembatan Caringin Kecamatan Labuan banyak yang hancur, apalagi yang depan Coconut Island Carita ada lubang besar itu perbatasan jalan cor dengan aspal sepertinya dibiarkan saja oleh petugas dari pemerintah terkait,” tutur Yayan.

“Untuk itu kami minta kepada Badan Pengawas Keuangan, inspektorat, segera audit pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan nasional di daerah Kabupaten Pandeglang khususnya tuas jalan Tarogong – Labuan – Carita – Pasauran sampai Anyer Cilegon, tindak tegas dan evaluasi pelaksanaan lapangannya jangan asal-asalan, ini berkaitan dengan nyawa pengguna jalan setiap waktunya,” tandasnya. (mul)

Berita Terkait

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak
WH Soroti Pentingnya Etika dan Harmonisasi Kepemimpinan di Lebak
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga
Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Berjalan Hampir Dua Tahun
HUT Ke-152, Pelajar Pandeglang Galang Dana Bantu Warga Sakit Lewat Lelang Lukisan
Penyaluran BPNT Tahap I 2026 di Labuan Lancar, 410 KPM Baru Terima Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:59 WIB

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak

Rabu, 1 April 2026 - 00:46 WIB

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:14 WIB

Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57 WIB

Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga

Senin, 30 Maret 2026 - 17:49 WIB

Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Berjalan Hampir Dua Tahun

Berita Terbaru