Cetak Paving Blok dari FABA, Desa Muruy dan Purwaraja Menes Diapresiasi Menteri

- Editorial Team

Senin, 15 Desember 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Dua desa di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, berhasil memanfaatkan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sisa pembakaran batu bara untuk diolah menjadi paving block. Kedua desa yang berhasil membangun pundi-pundi rupiah lewat kreativitas mereka itu yakni Desa Purwaraja dan Desa Muruy.

Melalui sebuah workshop pengelolaan dan pemanfaatan FABA, desa-desa tersebut diarahkan untuk menjadi lebih mandiri sekaligus tangguh secara sosial. Workshop yang dibuka pada Senin (15/12/2025) itu merupakan bagian dari Workshop Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif Desa Siaga.

Bupati Pandeglang, Hj. Raden Dewi Setiani, menegaskan bahwa kemandirian desa adalah fondasi penting dalam menciptakan desa siaga. Menurutnya, desa yang memiliki kemandirian ekonomi akan lebih kuat menghadapi berbagai tantangan, baik ekonomi maupun sosial.

“Kemandirian desa akan mendorong terwujudnya desa siaga yang memiliki daya tahan kuat, termasuk terhadap potensi masuknya paham radikal,” ujar Bupati Pandeglang saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, workshop pengolahan FABA ini merupakan langkah awal dari kolaborasi strategis antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan PT PLN Indonesia Power. Kolaborasi lintas sektor ini, kata Dewi, menunjukkan bahwa pembangunan desa membutuhkan sinergi berbagai pihak.

Baca Juga :  Tangan Diamputasi Akibat Kerja, Warga Carita Resmi Angkat Lawyer Minta Keadilan Perusahaan

Dewi berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, melainkan berlanjut dalam bentuk pendampingan dan dukungan berkelanjutan agar benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan dan pendampingan ini dapat berkesinambungan sehingga memberikan nilai tambah serta manfaat ekonomis bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  Yandri Susanto, menilai program ini sebagai contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa siaga melalui inovasi pemanfaatan limbah.

Ia menekankan bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dikerjakan bersama-sama.

“Kita tidak bisa membangun Indonesia sendiri-sendiri, tetapi harus bersama-sama. Kolaborasi hari ini sangat luar biasa karena mampu mengubah limbah FABA menjadi produk bernilai ekonomi,” katanya.

Baca Juga :  SSB Labuan Putra Juarai Bupati Cup 2025

Lebih jauh, Yandri bahkan menginstruksikan agar ke depan, khususnya pembangunan yang dibiayai Dana Desa tahun 2026, pengadaan paving block untuk pembangunan jalan desa dapat memanfaatkan hasil produksi dari pengolahan FABA tersebut.

“Saya berharap pengadaan paving block desa pada tahun 2026 wajib mengambil dari hasil produksi ini,” tegasnya.

Menurut Yandri, kebijakan itu akan menciptakan ekosistem ekonomi dari hulu ke hilir. Produksi paving block tidak hanya berhenti di pelatihan, tetapi terserap oleh kebutuhan pembangunan desa, sehingga hasil produksi tidak menumpuk dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang nyata.

“Melalui pemanfaatan FABA, desa-desa di Menes kini memiliki peluang baru mengubah limbah menjadi sumber penghidupan, memperkuat ekonomi lokal, serta membangun ketahanan sosial. Dari paving block yang dicetak sederhana, harapan besar tentang desa yang mandiri dan siaga pun mulai dibangun,” tutupnya. (mul)

Berita Terkait

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak
WH Soroti Pentingnya Etika dan Harmonisasi Kepemimpinan di Lebak
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying
Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga
Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Berjalan Hampir Dua Tahun
HUT Ke-152, Pelajar Pandeglang Galang Dana Bantu Warga Sakit Lewat Lelang Lukisan
Penyaluran BPNT Tahap I 2026 di Labuan Lancar, 410 KPM Baru Terima Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:59 WIB

Tepis Isu Anti-Kritik, Rekam Jejak Dialogis dan Capaian LSDP Jadi Bukti Nyata Kinerja Bupati Lebak

Rabu, 1 April 2026 - 00:46 WIB

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Minta Masyarakat Tak Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:14 WIB

Antisipasi Isu Kenaikan BBM, Sejumlah SPBU Dipadati Antrean Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57 WIB

Membangun Pandeglang Dimulai dari Hal Kecil, Salah Satunya Keluarga

Senin, 30 Maret 2026 - 17:49 WIB

Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Berjalan Hampir Dua Tahun

Berita Terbaru