Gubernur Banten Andra Soni: Stop Percaloan Tenaga Kerja

- Editorial Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten (WBO)- Gubernur Banten Andra Soni menilai praktek percaloan ketenagakerjaan merupakan tindakan yang dapat merugikan bagi para pencari kerja.

Hal itu harus dapat ditekan sehingga dapat memberikan peluang kepada seluruh pencari kerja serta bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan Stop Percaloan Melalui Pembangunan Komitmen Bersama Untuk Rekrutmen Tenaga Kerja yang Adil dan Transparan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (8/7/2025).

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer G, Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto, Forkopimda Provinsi Banten serta tamu undangan menyaksikan Deklarasi Stop Percaloan Ketenagakerjaan di Kawasan Industri Modern Cikande.

Deklarasi stop percaloan tersebut dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, Wakil Bupati Serang Najib Hamas, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, pengelola Kawasan Industri Modern Cikande, Perwakilan perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande, perwakilan serikat buruh, APINDO Kabupaten Serang, Perusahaan Penempatan Pekerja Swasta, Tokoh Masyarakat, Bursa Kerja Khusus, serta Lembaga Pelatihan Kerja.

Baca Juga :  Bupati Ratu Zakiyah Launching Program Ratu Tani Wujudkan Swasembada Pangan

Andra Soni mengatakan, Provinsi Banten terkenal dengan kawasan industri.

Namun masih terdapat sejumlah laporan terkait dengan terjadinya praktek percaloan tenaga kerja.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran kolektif, karena yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat khususnya pencari kerja itu adalah praktek percaloan,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan sebagai upaya dalam menghentikan praktik percaloan tenaga kerja, Polda Banten telah melakukan aksi tegas kepada pihak-pihak yang melakukan praktek percaloan dan aksi premanisme.

“Alhamdulillah beberapa bulan lalu dan sampai sekarang, Kapolda dengan jajaran telah melakukan aksi tegas dan terukur yaitu memproses kurang lebih hampir 500 proses aksi premanisme dan percaloan,” ungkapnya.

Andra Soni juga mengungkapkan permasalahan ketenagakerjaan harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pengusaha. Di antaranya dengan stop percaloan tenaga kerja.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini bisa menumbuhkan laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dan kita komitmen bersama. Tentunya ini membutuhkan dukungan semua pihak, utamanya dukungan masyarakat,” imbuhnya

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengapresiasi Kapolda Banten beserta jajarannya yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan bagi masyarakat yang belum bekerja melalui program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran;-red).

Baca Juga :  Bupati Serang Beri Pelatihan Capacity Building Kepala OPD dan Camat

“Melakukan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, kemudian pelatihan ini menghasilkan sertifikasi,” jelasnya

Andra Soni juga menuturkan Pemprov Banten juga melakukan penyesuaian pendidikan vokasi sesuai dengan kebutuhan industri.

“Selama ini yang banyak yang tidak terserap oleh industri, salah satunya adalah dari SMK. ini yang perlu kita lakukan upaya untuk link and match. Jadi kebutuhan pasar kerja itu apa ya maka itu yang akan kita perbarui,” tuturnya.

Sementara, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menuturkan pihaknya tengah menata proses rekrutmen ketenagakerjaan.

Hal itu sebagai upaya yang dilakukan agar pencari kerja bisa terhindar dari proses percaloan.

“Kita ingatkan sekali lagi bahwa proses rekrutmen harus terlaksana dengan baik, dengan dukungan dari industri, dan rekrutmen dilakukan secara transparan,” ujarnya.

Yassierli mengatakan pihaknya telah membuat platform Siap Kerja untuk menginformasikan lowongan pekerjaan kepada pencari kerja secara online.

“Jadi kalau platform Siap Kerja digunakan, calo tak berkutik,” pungkasnya. (Rls/Red)

Berita Terkait

Lubang Jalan Picu Kecelakaan Menimpa Mahasiswi
Safari Ramadan, Wagub Dimyati Bantu Renovasi Dua Rumah Milik Lansia di Cilegon
Pemkot Serang Luncurkan Program Berbudi, Tawarkan Pinjaman Modal UMKM Bunga 1 Persen
Pemkot Serang Percepat Pembentukan Satgas Perlindungan Guru
Produksi Sampah Meningkat, Pemkab Serang Perkuat TPS 3R dan Siap Dukung PSEL
Diduga Jadi Ajang Bancakan, KNPI Pandeglang Soroti Karut Marut Program MBG
Bupati Serang Beri Pelatihan Capacity Building Kepala OPD dan Camat
Dukungan ke Desa Diakui, Bupati Serang Terima Penghargaan APDESI

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 04:58 WIB

Lubang Jalan Picu Kecelakaan Menimpa Mahasiswi

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:31 WIB

Safari Ramadan, Wagub Dimyati Bantu Renovasi Dua Rumah Milik Lansia di Cilegon

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:15 WIB

Pemkot Serang Luncurkan Program Berbudi, Tawarkan Pinjaman Modal UMKM Bunga 1 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:43 WIB

Pemkot Serang Percepat Pembentukan Satgas Perlindungan Guru

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:34 WIB

Produksi Sampah Meningkat, Pemkab Serang Perkuat TPS 3R dan Siap Dukung PSEL

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian

Minggu, 22 Mar 2026 - 21:38 WIB