Benyamin Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Rakor KPK: Tangsel Siap Bersinergi

- Editorial Team

Jumat, 11 Juli 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL (WBO) – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Daerah yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Acara tersebut menjadi forum penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga penegak hukum dalam mencegah, serta memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

“Pencegahan korupsi ini tidak bida dilakukan sendiri. Butuh sinergi yang kuat antar-instansi dan pengawasan yang aktif dari masyarakat,” ujar Benyamin.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Bangun GSG Pamulang, Hidupkan Ruang Publik dan Kebersamaan Warga

Benyamin menilai pertemuan ini sangat relevan untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas di pemerintahan daerah.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menegakkan prinsip transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik.

“Kita selalu mengupayakan untuk melakukan yang terbaik demi masyarakat di Tangerang Selatan, baik dari sisi layanan publik, hingga terkait anggaran yang kita buat sangat transparan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPK Johanes Tanak menegaskan, pentingnya pengelolaan anggaran publik secara cepat bertanggung jawab.

“Anggaran yang diperoleh dari rakyat harus dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan publik, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Idulfitri 1447 Hijriah, Pilar Ikuti Salat Id di Masjid Al-Ithishom Tangsel

Johanis juga menyampaikan keprihatinan terhadap masih maraknya praktik korupsi di Indonesia, meski berbagai langkah penindakan dan pencegahan telah dilakukan.

Ia menyoroti Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih rendah, yakni 34 pada tahun 2022 dan 2023 hanya naik menjadi 37 pada tahun 2024.

“Tetapi sayang masih terlalu banyak yang kurang menyadari tentang hal ini, sehingga masih banyak yang melakukan korupsi dalam menjalankan tugasnya. Ini memberikan gambaran bahwa korupsi di Republik Indonesia ini sangat tinggi,” ujarnya.(Red)

Berita Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran
Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK
Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut
Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik
Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel
Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater-Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Waspada Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten periode 08 – 13 April 2026
Pemkot Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

Kejar Target ORI Campak, Puskesmas Bakti Jaya Jemput Bola Imunisasi ke Sejumlah TK

Selasa, 14 April 2026 - 10:38 WIB

Benyamin Beberkan Arah Pembangunan Tangsel 2027, Infrastruktur Diperkuat hingga Layanan Publik Berbasis Digital Dikebut

Selasa, 14 April 2026 - 10:35 WIB

Hadiri Halalbihalal DWP Tangsel, Pilar Ingatkan Jaga Sikap dan Kepercayaan Publik

Selasa, 14 April 2026 - 10:33 WIB

Gandeng HIMPSI dan IPSI, Pemkot Tangsel Perkuat Pendidikan Karakter dan Mental Anak di Tangsel

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:27 WIB