Festival Pintu Air 10 Resmi Dibuka, Wujud Pelestarian Sejarah dan Budaya Kota Tangerang

- Editorial Team

Kamis, 6 November 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang (WBO)- Pertama kalinya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Festival Pintu Air 10 yang mengangkat sejarah dan warisan budaya.

Festival Pintu Air 10 resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono beserta jajaran Forkopimda di Taman Eco Park, Kamis (6/11/25).

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, Festival Pintu Air 10 bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk pelestarian nilai budaya dan sejarah Kota Tangerang yang erat kaitannya dengan Sungai Cisadane.

Sachrudin juga menambahkan, Pintu Air 10 memiliki nilai historis yang penting bagi masyarakat Tangerang. Selain berperan sebagai infrastruktur irigasi di masa kolonial Belanda, bendungan tersebut kini menjadi simbol penting pengelolaan sumber daya air di wilayah setempat.

Baca Juga :  Satgas Langit Biru Kota Tangerang Tancap Gas, Siap Inspeksi Puluhan Perusahaan dalam Waktu Dekat

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Karena ini juga melibatkan komunitas, budayawan dan UMKM. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa meningkatkan perekonomian sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujar Sachrudin.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menjelaskan, Festival Pintu Air 10 digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025, di Taman Eco Park yang bersebelahan langsung dengan Bendungan Pintu Air 10.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ratusan peserta ikut berpartisipasi dalam berbagai lomba, mulai dari marawis, modern dance, silat tradisi, hingga olah vokal grup. Kami ingin mengakomodir potensi seni budaya yang belum terwadahi di ajang-ajang resmi pelajar,” jelas Boyke.

Baca Juga :  Pantau Harga Pasar, Pemkot Tangerang Antisipasi Kenaikan Harga Pangan di Bulan Ramadan

Selain berbagai lomba, festival ini juga menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya. Seperti barongsai, tari kreasi dan modern dance, serta bazar UMKM dan sembako murah yang ramai dikunjungi masyarakat.

Boyke menambahkan, lewat festival ini pihaknya ingin mengenalkan kembali sejarah Bendungan Pintu Air 10 yang telah berdiri sejak era kolonial dan masih berfungsi mengatur aliran air Sungai Cisadane hingga kini.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga edukasi sejarah dan ruang ekspresi bagi masyarakat. Kami mengajak warga Tangerang untuk datang, menikmati pertunjukan, sekaligus mendukung pelaku seni dan UMKM lokal,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa
Semangat Kartini Menggema di Apel Senin, ASN Perempuan Pemkot Tangerang Tunjukkan Peran Strategis
Pemkot Tangerang Terjunkan Bantuan Logistik Kebakaran Asrama Polri Ciledug
Kebakaran Asrama Polri Ciledug Berhasil Dipadamkan BPBD Kota Tangerang, Bantuan Logistik Siap Diterjunkan
Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat
Dugaan Prostitusi Terselubung di Hotel Cipondoh, Oknum Keamanan Diduga Tawarkan Transaksi Langsung
Soroti Penempatan Jemaah Haji Banten, Wahidin Halim Pertanyakan Keadilan dan Jarak ke Masjidil Haram
Pemkot Tangerang Bongkar TPS Liar di Panunggangan Utara Kecamatan Pinang

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:14 WIB

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 20:10 WIB

Semangat Kartini Menggema di Apel Senin, ASN Perempuan Pemkot Tangerang Tunjukkan Peran Strategis

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkot Tangerang Terjunkan Bantuan Logistik Kebakaran Asrama Polri Ciledug

Jumat, 17 April 2026 - 10:28 WIB

Kebakaran Asrama Polri Ciledug Berhasil Dipadamkan BPBD Kota Tangerang, Bantuan Logistik Siap Diterjunkan

Kamis, 16 April 2026 - 19:27 WIB

Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat

Berita Terbaru