JEJAKSIDINI: Inovasi Kabupaten Tangerang Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular melalui Kolaborasi Jejaring Kesehatan

- Editorial Team

Senin, 21 Juli 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG (WBO) – Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus telah menjadi penyumbang utama angka kesakitan dan kematian di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Tangerang. Fenomena ini merupakan bagian dari triple burden disease, di mana masyarakat kini menghadapi beban ganda antara penyakit menular yang belum terkendali, peningkatan PTM, serta munculnya kembali penyakit yang seharusnya telah tereliminasi. Tantangan tersebut mendorong UPTD Puskesmas Jalan Emas untuk menciptakan sebuah inovasi yang bersifat kolaboratif, terintegrasi, dan berbasis teknologi, bernama JEJAKSIDINI atau Jejaring Diajak Deteksi Dini.

JEJAKSIDINI merupakan terobosan yang bertujuan meningkatkan cakupan dan efektivitas deteksi dini PTM melalui kemitraan aktif dengan jejaring fasilitas kesehatan di luar Puskesmas, seperti klinik dan dokter praktik mandiri. Inovasi ini menyasar kelompok usia produktif, terutama warga yang selama ini belum terjangkau oleh layanan langsung Puskesmas. Dengan memanfaatkan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK), program ini memungkinkan proses skrining yang terstandardisasi, pencatatan digital, serta konseling dan tatalaksana awal secara cepat dan tepat.

Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan di jejaring klinik dan praktik mandiri melakukan wawancara terkait riwayat penyakit pribadi dan keluarga, mengisi kuesioner risiko, hingga pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Hasil pemeriksaan kemudian dianalisis menggunakan panduan dalam aplikasi ASIK, yang juga digunakan sebagai alat konseling dan pengambilan keputusan untuk tindak lanjut medis. Inovasi ini tidak hanya mempermudah pelayanan, tetapi juga mengurangi beban administrasi dan meningkatkan efisiensi waktu pelayanan.

Baca Juga :  Intan Resmikan Revitalisasi Lapangan Olahraga Sekolah Islamic Village

JEJAKSIDINI lahir dari tantangan nyata di lapangan. Data tahun 2021 menunjukkan cakupan deteksi dini PTM di wilayah Puskesmas Jalan Emas baru mencapai 46 persen. Setelah penerapan inovasi ini secara penuh pada tahun 2022, cakupan meningkat drastis menjadi 95 persen dan mencapai 100 persen pada tahun 2023. Peningkatan ini juga diikuti oleh peningkatan temuan kasus baru PTM serta pengendalian kondisi seperti hipertensi dan diabetes melalui penatalaksanaan yang lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Keunggulan lain dari inovasi ini terletak pada pendekatan kolaboratif lintas sektor. Tim pelaksana terdiri dari berbagai tenaga kesehatan seperti promosi kesehatan, gizi, farmasi, dan laboratorium. Selain itu, institusi pendidikan seperti SMA turut dilibatkan melalui program DEDIKASI (Deteksi Dini oleh Kader Instansi). Dukungan akademik datang dari Universitas Pelita Harapan Fakultas Keperawatan yang menginisiasi kelompok WhatsApp interaktif untuk pasien diabetes, sebagai bagian dari intervensi 5 pilar pengendalian DM.

Baca Juga :  Gratis! Urus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Program ini juga diperkuat dengan regulasi yang jelas, pelatihan teknis untuk tenaga kesehatan, serta edukasi kesehatan melalui berbagai media, termasuk penyuluhan di sekolah, posyandu remaja, dan kanal daring. Sistem pelaporan digital yang terintegrasi membuat proses monitoring dan evaluasi menjadi lebih akurat dan mudah dilakukan.

Dengan JEJAKSIDINI, Pemerintah Kabupaten Tangerang membuktikan komitmennya dalam mendekatkan layanan deteksi dini PTM kepada seluruh lapisan masyarakat. Inovasi ini menjadi contoh sukses bagaimana digitalisasi, kolaborasi jejaring, dan penguatan sumber daya manusia dapat menghasilkan dampak nyata dalam mencegah penyakit yang seharusnya bisa dihindari sejak awal. JEJAKSIDINI kini menjadi model yang siap direplikasi di wilayah lain dan mendukung penuh agenda strategis Kementerian Kesehatan dalam pengendalian PTM secara nasional.(Red)

Berita Terkait

Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Nelayan Dan Dorong Penataan Kawasan Pesisir Terintegrasi
Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk
Persiapkan Kemandirian Ekonomi, Dinas Perikanan Latih Karyawan PT Adis Menjelang Pensiun
Ambil Langkah Tegas, Bupati Tangerang Pastikan Penataan Sungai Cirarab Segera Dimulai
Wabup Intan Dorong ASN Terus Tingkatkan Kompetensi Analisis Kebijakan Berbasis Data
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Tinjau Progres Perbaikan RTLH di Desa Matagara, Wabup Intan Tegaskan Komitmen Pemkab Percepat Program Perbaikan RTLH
Menkomdigi: WFH Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:01 WIB

Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Nelayan Dan Dorong Penataan Kawasan Pesisir Terintegrasi

Selasa, 14 April 2026 - 10:20 WIB

Pastikan Pelayanan Cepat dan Gratis, Bupati Tangerang Pantau Langsung Layanan Pembuatan KTP di Kantor Kecamatan Cisauk

Selasa, 14 April 2026 - 10:16 WIB

Persiapkan Kemandirian Ekonomi, Dinas Perikanan Latih Karyawan PT Adis Menjelang Pensiun

Selasa, 14 April 2026 - 10:14 WIB

Ambil Langkah Tegas, Bupati Tangerang Pastikan Penataan Sungai Cirarab Segera Dimulai

Selasa, 14 April 2026 - 10:10 WIB

Wabup Intan Dorong ASN Terus Tingkatkan Kompetensi Analisis Kebijakan Berbasis Data

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Maryono: Kinerja Optimal Berawal dari Penempatan Talenta yang Tepat

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:27 WIB