Kolaborasi dengan DLHK, Dispar Banten Gelar Saba Leuweung di Tahura Carita

- Editorial Team

Sabtu, 1 November 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Berlangsung selama 2 hari, Dinas Pariwisata Provinsi Banten mengadakan kegiatan Saba Leuweung di Taman hutan rakyat (Tahura) Banten yang berada di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Acara berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten dan Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC).

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohyati F., saat diwawancarai WBO menjelaskan, kegiatan yang di Tahura adalah bagian dari agenda rangkaian dalam rangka mensyukuri HUT Provinsi Banten yang ke-25.

“Kemudian kami ingin berkolaborasi dengan yang kebetulan DLHK, dan yang paling penting adalah memang bahwa segala sesuatu yang dikemas dalam bentuk tujuan wisata, baik itu kebetulan Saba Leuweung adalah digagas dengan teman-teman Tahura,” kata Linda, Sabtu (1/11/2925).

“Sehingga kami berkeinginan masyarakat lebih tahu lagi bahwa potensi di dalam daerah Tahura ini dapat kita kemas menuju ke promosi pariwisata, tapi dengan tidak menghilangkan merusak ekosistem yang ada di dalam taman hutan Raya ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Peringati HUT Ke-130, BRI Cabang Labuan Potong Tumpeng Syukuran

Kegiatan berlangsung selama dua hari dari Sabtu (1/11) sampai Minggu (2/11) dengan diawali kegiatan bersih-bersih dimulai dari pinggir pantai di kawasan Carita yang berjumlah 400 orang, dihadiri oleh unsur perwakilan anak-anak sekolah dan mahasiswa, dibantu juga beberapa OPD Provinsi Banten diantaranya PU, BPJN, SatPolPP, Dishub, Dinas Pendidikan.

“Kami berharap mudah-mudahan ini  menjadi daya tarik yang mendatangkan wisatawan yang semakin banyak, karena melihat ruang obyek wisata bersih, ruang obyek wisata nyaman, memberikan keindahan salah satu pemikat daya tarik pada akhirnya, dan juga menunbuh kembangkan tingkat perekonomian dimulai dari masyarakat sekitar dikawasan obyek wisatanya,” harap Linda.

Baca Juga :  Bupati Serang Mengajak Pemuda Menangani Sampah.

Sementara, Ketua KPPC sekaligus ketua pelaksana Saba Leuweung, E. Supriadi Frangky, mengaku berterima kasih kepada Dispar Provinsi Banten, DLHK dan instansi lain yang sudah menggelar event tersebut.

“Dan ini mungkin satu-satunya event di Banten Saba Leuweung di Carita ya, kalau di Lebak kan ada baduy,” ungkapnya.

Sementara, Iptu Turip, S.AP, selaku Kapolsek Carita yang mewakili unsur Muspika mengaku sangat mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Kami akan menjaga penuh, membantu, mendukung penuh untuk terselenggaranya acara ini, dan mudah-mudahan ini bukan hanya tahun ini tetapi tahun-tahun kedepan bisa diselenggarakan di wilayah hukum kami dan kami jamin keamanannya,” tegasnya. (mul)

Berita Terkait

Panen Raya Padi Organik di Carita Pandeglang Diyakini Jadi Lumbung Pangan Nasional
Ribuan B3 di Kecamatan Labuan Belum Terima Manfaat Program MBG
Puluhan Rumah di Cibaliung Dihantam Puting Beliung, Bupati Dewi Hadir Pastikan Pemulihan Rumah
Sorakan Warga Tanyakan LPJ BUMDes Bikin Suasana Musrenbangdes Labuan Memanas
Pasar Tradisional Labuan Ditata dan ditertibkan, Pedagang Harus Berdagang Lagi
Mekanisme Pengelolaan Diduga Bermasalah, BUMDes di Labuan ‘Disentil’ Pemuda dan Mahasiswa
Koperasi Dituntut Sejahterakan Anggota
Banjir Rendam Wilayah Kecamatan Sukaresmi, Anggota DPRD Pandeglang Dapil 5 Belum Berkunjung

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:33 WIB

Panen Raya Padi Organik di Carita Pandeglang Diyakini Jadi Lumbung Pangan Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 16:10 WIB

Ribuan B3 di Kecamatan Labuan Belum Terima Manfaat Program MBG

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:44 WIB

Puluhan Rumah di Cibaliung Dihantam Puting Beliung, Bupati Dewi Hadir Pastikan Pemulihan Rumah

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:30 WIB

Sorakan Warga Tanyakan LPJ BUMDes Bikin Suasana Musrenbangdes Labuan Memanas

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:44 WIB

Pasar Tradisional Labuan Ditata dan ditertibkan, Pedagang Harus Berdagang Lagi

Berita Terbaru