Pandeglang (WBO) – Ratusan siswa dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pandeglang dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Labuan mengunjungi Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Serang untuk bersama-sama belajar mengenai tupoksi Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan atau biasa disingkat menjadi Ditjen PSDKP. Selain itu, mereka juga belajar pengelolaan sampah dan ekosistem pesisir serta cara mengatasi respon cepat mamalia laut terdampar juga pengenalan biota laut, pengenalan alat selam selam serta drone.
Shiva Wiwi selaku petugas layanan informai pada Loka PSPL Serang menyampaikan, kegiatan pembelajaran dibagi menjadi 4 pos edukasi, seperti pada pos pertama yaitu pengenalan biota laut, dimana siswa belajar mengenai nama-nama hewan laut terutama yang dilindungi dan juga Alasan kenapa mereka harus dilindungi.
“Mereka juga belajar mengenai penanganan mamalia laut terdampar, tujuannya agar adik-adik memahami hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menemukan mamalia laut terdampar, serta menumbuhkan rasa peduli mereka terhadap hewan yang membutuhkan bantuan,” kata Shiva Siwi kepada WBO, Kamis (4/12/2025).
“Lalu di pos yang kedua di PSDKP atau Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, mereka di sana belajar tentang bagaimana KKP mengawasi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia,” sebutnya.
Selanjutnya di pos yang ketiga yaitu pengenalan alat selam dan drone, mereka dikenalkan alat-alat apa saja yang digunakan saat menyelam.
“Yang mana alat-alat tersebut membantu penyelam untuk bernafas didalam laut untuk melihat keindahan bawah laut, sedangkan drone adalah pesawat tanpa awak yang digunakan untuk melihat lingkungan sekitar dari atas, mengambil voto dsn video dari udara bahkan bisa membantu kita untuk mencari sesuatu yang membutuhkan pertolongan,” ujar Shiva Wiwi.
Selanjutnya, pada Pos yang keempat yaitu ekosistem pesisir dan pengelolaan sampah laut, para pelajar dikenalkan jenis-jenis ekosistem apa saja yang ada di pesisir, seperti mengenal manfaat dari pentingnya ekosistem dan juga diberikan film singkat mengenai ekosistem mangrove.
“Terkait pengelolaan sampah laut, mereka diberikan pemahaman bahwa sampah yang dibuang sembarangan bisa sampai ke laut, dan itu bisa melukai ikan-ikan atau hewan-hewan yang ada di laut. Sehingga kita tidak boleh membuang sampah sembarangan, serta mengurangi penggu akan sampah plastik, mereka juga sikenalkan jenis-jenis sampah,” terangnya.
Sementara, Ani Hermawan, Wakabid Kurikulum MTsN 2 Pandeglang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak LPSPL yang telah menerima dn memfasilitasi kegiatan outing class/observasi dari anak-anak MTsN 2 Pandeglang.
“Anak-anak sangat antusias terlihat dari keseriuannya pada setiap materi yang diikuti. Harapannya kegiatan ini menjadi pembelajaran yang mendalam bagi anak-anak terkait pengenalan biota laut dan pesisir, termasuk bagaimana pengelolaannya khususnya di lingkungan pesisir laut sekitarnya,” tandasnya.
Acara tersebut ditutup dengan sesi penyampaian kata-kata hari ini terkait ‘anti korupsi’, seluruh siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan kata-kata di sebuah kertas lalu menempelkannya di pohon integritas. (mul)






