Lebak (WBO),-
Sebagai wujud nyata sinergi TNI dan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat kemandirian pangan yang berkelanjutan, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menghadiri kegiatan panen raya jagung sekaligus memetik jagung secara simbolis sebagai tanda dimulainya panen raya yang digelar Batalyon Infantri TP 840/Golok Sakti di Kampung Cipahit, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Kamis (8/1/2025).
“Alhamdulillah upaya kita menanam jagung sekarang berhasil. Untuk diketahui, panen ini merupakan Batalyon TP pertama yang melaksanakan panen di tanah Lebak, ada batalyon yang lain yang kita kunjungi tapi belum siap panen hanya skala kecil saja,”kata Wakasad dalam sambutannya.
Menurut Wakasad, kehadiran Batalyon seperti ini lah yang diharapkan oleh presiden yang bisa menjadi solusi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui teritorial pembangunan ini.”Jadi batalyon ini merupakan milik warga Lebak, karena Batalyon ini didesain khusus untuk membantu pemerintah daerah. Dan nantinya ada 514 kabupaten kota seluruh Indonesia akan ada satu Batalyon TP. Pada kesempatan ini saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Ini menandakan bahwa pemerintah daerah, TNI, Polri sebagai wujud dari sesungguhnya hadir untuk rakyat,”ujar Wakasad.

Wakasad berharap, kegiatan tersebut dapat berlanjut.”Nanti kita akan berupaya merubah Banten ini menjadi provinsi kabupaten menjadi pendukung lumbung pangan nasional,”katanya.
Sementara itu, Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya mengucapkan selamat datang kepada Wakasad beserta jajaran, dalam rangka kunjungan kerja dan panen raya jagung di Kabupaten Lebak. “Selamat datang di Kabupaten Lebak, kabupaten yang sedang memperbaiki diri. Insyaallah, dengan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI, kita dapat bersama-sama mewujudkan kemandirian pangan serta mendukung ketahanan pangan nasional,”ujar Bupati Hasbi.
Lebih lanjut, Bupati Hasbi menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Lebak membutuhkan kebersamaan seluruh elemen, baik sipil maupun militer, khususnya dalam sektor strategis seperti ketahanan pangan. Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Lebak merupakan salah satu daerah yang memberikan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan sawah di bawah 5.000 meter persegi sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian.
Sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan, Pemerintah Kabupaten Lebak terus memperkuat peran Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Perikanan melalui berbagai program strategis dan kolaboratif. Bupati Hasbi berharap, dengan soliditas TNI, Polri, dan pemerintah daerah, Kabupaten Lebak dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(mas).






