Satu ABK Belum Ditemukan, Kapal Nelayan Teluk Labuan Hancur Diduga Dihantam Tongkang

- Editorial Team

Jumat, 12 September 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang (WBO) – Kapal Nelayan Nanjung Sari asal Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, porak-poranda setelah diduga dihantam tongkang pengangkut batu bara di perairan Pasauran, Kabupaten Serang, Jumat dinihari (12/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut informasi, dalam insiden tersebut, lima anak buah kapal (ABK) jadi korban. Empat orang selamat, sementara satu ABK bernama Waito hingga kini masih hilang. Kelima ABK tersebut bernama Sujai, Tarim, Hamdan, Masudi dan Waito.

Salah satu nelayan yang selamat, Hamdan (27), menceritakan, kejadian nahas itu berlangsung sekitar pukul 01.00–02.00 WIB dini hari. Saat itu, sebagian ABK sudah tertidur, sementara dirinya bersama Waito masih terjaga.

“Yang lain sudah pada tidur, sementara saya dengan yang ABK hilang itu namanya Pak Ito lagi main HP,” ungkap Hamdan.

Ia menambahkan, cuaca malam itu hujan deras disertai angin kencang dan gelombang cukup mengerikan. Kondisi semakin mencekam ketika seorang rekannya berteriak ada tongkang mendekat ke arah kapal mereka.

Baca Juga :  RDTR Beberapa Wilayah Kecamatan Berpotensi Terintegrasi Dalam Sistem OSS

“Salah satu ABK bernama Tarim kepeleset dan sempat jatuh karena kapal tertabrak tongkang, tapi berhasil ditarik ke atas. Tidak lama kemudian kapal langsung terbalik,” ujarnya.

Menurut Hamdan, saat kejadian kapal Nanjung Sari sebenarnya dilengkapi penerangan memadai.

“Ada, lampunya, terang, ada lampu aki, ada lampu-lampu lainnya juga. Lengkap kalau penerangan, cuma saya nggak tahu kok bisa ketabrak sama kapal tongkang,” katanya heran.

Korban selamat lainnya, Masudi (37), menuturkan, mereka berempat berhasil bertahan hidup dengan berpegangan pada blong ikan.

“Kami berempat pakai blong ikan untuk bertahan sejak jam 01.00 dini hari. Sementara Pak Ito hilang,” jelas Masudi.

Ia melanjutkan, keempat ABK ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh nelayan kapal gardan asal Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

“Ditemukan sama nelayan kapal gardan dan kami langsung dibawa ke darat. Waito sampai sekarang belum diketemukan,” tandasnya.

Baca Juga :  Pasar Anyar Tangerang Lebih dari Tempat Jualan, Kini Jadi Destinasi Wisata Belanja

Keempat nelayan yang selamat dievakuasi ke Puskesmas Labuan untuk diberikan perawatan dan pengobatan. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Labuan Sri Rezeki.

“Iya betul, pada Jumat siang korban dibawa ke Puskesms pukul 14.50 WIB. Dan menurut informasi, korban terdiri dari 5 orang, 4 orang di antaranya selamat dan 1 orang lainnya belum ditemukan,” kata Kepala Puskesmas (Kapus) Labuan  Sri Rezeki.

Sri Rezeki menyebut, keempat nelayan korban tabrakan Tongkang yang dibawa ke Puskesmas  Labuan bernama Tarim (27), Hamdan (27), Masudi (35) dan Suja’i (24).

“Semua nelayan yang menjadi korban kecelakaan di laut merupakan warga Desa Teluk yang beralamat di Kampung Nelayan 2 Rt/Rw. 002/012 Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Usai menjalani pemeriksaan keempatnya kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya.

Sementara, sampai berita ini dirilis belum ada kejelasan keterangan mengenai kapal tongkang yang diduga menabrak tersebut, dari mana dan akan kemana. (mul)

Berita Terkait

Gampang Sembako 13 Kecamatan Kota Tangerang Kembali Hadir, Berikut Jadwal Pelaksanaannya
Lantik Dirut Perumda Pasar, Sachrudin: Kelola Tantangan Menjadi Peluang Sejahterakan Rakyat
Kawasan Garuda Wisnu Kencana Kembali Kondusif!
Silaturahmi Danramil Kasemen, Membangun Hubungan Harmonis
Rahasia Hidup Tenang dan Solusi Masalah dengan Istiqomah Tahajud, Tilawatil Qur’an, dan Sedekah Subuh
Pemkot Tangerang Dukung Penguatan Keselamatan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Aktivis Karang Taruna Apresiasi Pembersihan Tongkang di Popole, Tapi…
Kemendagri Apresiasi Budaya Siskamling di Pandeglang

Berita Terkait

Kamis, 6 November 2025 - 21:37 WIB

Gampang Sembako 13 Kecamatan Kota Tangerang Kembali Hadir, Berikut Jadwal Pelaksanaannya

Jumat, 31 Oktober 2025 - 23:17 WIB

Lantik Dirut Perumda Pasar, Sachrudin: Kelola Tantangan Menjadi Peluang Sejahterakan Rakyat

Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:02 WIB

Kawasan Garuda Wisnu Kencana Kembali Kondusif!

Jumat, 10 Oktober 2025 - 10:12 WIB

Silaturahmi Danramil Kasemen, Membangun Hubungan Harmonis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 20:38 WIB

Rahasia Hidup Tenang dan Solusi Masalah dengan Istiqomah Tahajud, Tilawatil Qur’an, dan Sedekah Subuh

Berita Terbaru

Lebak Pandeglang

Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang Siap Dibangun

Selasa, 13 Jan 2026 - 07:17 WIB

Kota Tangerang

Rapat Evaluasi Perdana, Sachrudin Tegaskan Tahun 2026 Tahun Kualitas

Senin, 12 Jan 2026 - 20:50 WIB